Unismuh Makassar Kini Punya 4 Prodi Dokter Spesialis, Usulan Disetujui Mendiktisaintek
Rektor Unismuh Makassar Abd Rakhim Nanda bersyukur atas terbitnya keputusan 2 prodi dokter spesialis
Ringkasan Berita:
- Unismuh Makassar dapat tambahan 2 prodi dokter spesialis
- Kini sudah ada 4 prodi dokter spesialis
- Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 Februari 2026
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menambah penguatan di rumpun kedokteran melalui pembukaan dua program pendidikan dokter spesialis.
Izin pembukaan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 135/B/O/2026 tentang izin pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, dan PPDS Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Program Spesialis pada Unismuh Makassar.
Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 Februari 2026.
Kabar itu diterima Unismuh Makassar pada Kamis, 12 Februari 2026.
Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda menyampaikan syukur atas terbitnya keputusan tersebut.
Ia menilai kepercayaan pemerintah ini menjadi amanah penting untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis.
“Alhamdulillah, ini pencapaian strategis sekaligus tanggung jawab besar. Program spesialis ini akan memperkuat posisi Unismuh dalam menyiapkan dokter spesialis yang kompeten dan berintegritas,” kata Rakhim Nanda, Kamis, 12 Februari 2026.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri menekankan bahwa pembukaan program spesialis menuntut kesiapan tata kelola, sumber daya, serta jejaring rumah sakit pendidikan.
Menurut dia, kualitas penyelenggaraan menjadi kunci agar program berjalan sesuai standar pendidikan kedokteran.
“Mutu adalah kunci. Program spesialis harus dijalankan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran, dengan sistem penjaminan mutu yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam keputusan menteri tersebut juga dinyatakan program studi yang dibuka memenuhi persyaratan minimum akreditasi.
Perguruan tinggi diwajibkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, melaporkan penyelenggaraan program studi setiap semester, serta mematuhi ketentuan penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan kementerian.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar Prof Suryani As’ad menyebut pembukaan program spesialis ini memperkuat ekosistem pendidikan klinik di lingkungan kampus.
Ia menegaskan, penambahan program spesialis harus dibarengi penguatan proses pendidikan agar standar kompetensi tetap terjaga.
| Unismuh Makassar Perluas Jejaring Global Lewat Riset di Malaysia |
|
|---|
| IKA Unismuh Hadirkan Garin Nugroho, Mahasiswa Seni Rupa Diajak Membaca Zaman Kreatif |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik di Makassar, Warga Mulai Tertekan Usai Lebaran |
|
|---|
| Unismuh Siapkan WFH Jumat-Sabtu, Rektor Bakal Evaluasi Efisiensi dan Efektivitas 3 Bulan |
|
|---|
| 33 Mahasiswa Jadi Angkatan Perdana, Profesi Apoteker Unismuh Makassar Resmi Dimulai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260212-Dr-Abd-Rakhim-Nanda-3.jpg)