Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liputan Haji 2026

Petugas Haji Layani Jemaah Lansia seperti Orangtua Sendiri

Di balik kelancaran kedatangan jemaah di bandara Arab Saudi, para petugas harus bekerja cepat menangani berbagai kondisi

Tayang:
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Muh Hasim Arfah
LAYANAN LANSIA- Pelaksana Layanan Lansia, Disabilitas, dan Perempuan PPIH 2026, Dita Prihastika dan Mawar Nilawati menjelaskan pelayanan lansia dan disabilitas di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi, beberapa waktu lalu. Petugas harus selalu siap memberikan pelayanan cepat dan humanis kepada jemaah rentan sejak mereka turun dari pesawat. 

“Kalau ada yang mengeluh perutnya tidak enak atau lemas, kami langsung koordinasi dengan petugas kesehatan. Kadang kami bantu dengan minyak angin atau memberikan air putih sambil menenangkan mereka,” kata Dita.

Ia mengatakan pelayanan di area paviliun bandara harus dilakukan cepat karena arus perpindahan jemaah berlangsung terus-menerus.

Karena itu, seluruh perlengkapan dipisahkan dalam kantong khusus agar mudah digunakan sewaktu-waktu.

“Semua harus serba cepat. Ganti pakaian cepat, bersihkan cepat, lalu pakaian kotor langsung dimasukkan ke kantong plastik khusus dan ditaruh kembali di bagasi jemaah,” jelasnya.

Dalam praktik di lapangan, petugas juga menemukan masih banyak jemaah lansia yang belum memahami aturan penggunaan sarung tangan dan kaus kaki saat ihram.

Banyak di antaranya menggunakan sarung tangan tertutup penuh yang sebenarnya tidak dianjurkan.

Karena itu, petugas menyiapkan perlengkapan cadangan untuk membantu jemaah yang membutuhkan.

Meski menghadapi kondisi yang tidak mudah, Dita mengaku tetap menjalankan tugas dengan tulus.

Baginya, para jemaah lansia yang dilayani adalah seperti orang tua sendiri.

“Alhamdulillah saya tidak merasa geli. Mereka seperti orang tua saya sendiri. Saya ingin mendedikasikan pelayanan ini untuk nenek saya yang dulu bercita-cita berhaji, tetapi belum sempat berangkat karena dipanggil Allah,” tuturnya.

Ia mengaku doa-doa dari para jemaah menjadi kekuatan terbesar bagi dirinya dan para petugas selama menjalankan pelayanan haji.

“Setiap hari kami dibungkus dengan doa-doa indah dari jemaah. Itu nikmat yang luar biasa,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved