Haji 2026
Sempat Terpisah di Jeddah, Kesetiaan Kakek Wardoyo Bikin Suasana Haru
Seorang jamaah lansia bernama Wardoyo panik setelah tidak lagi melihat istrinya, Rohaniyah, di tengah arus kedatangan jamaah yang padat.
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Suasana haru terjadi di Pavilion B Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, saat pasangan jamaah haji lansia asal Temanggung kembali dipertemukan setelah sempat terpisah di tengah padatnya arus kedatangan jamaah, Jumat (15/5/2026).
- Jamaah lansia bernama Wardoyo panik setelah kehilangan jejak istrinya, Rohaniyah, saat rombongan embarkasi Yogyakarta Kloter 19 tiba di Bandara Jeddah.
- Wardoyo bahkan menolak naik bus menuju hotel dan memilih menunggu hingga istrinya ditemukan.
Laporan Hasim Arfah
Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH — Suasana haru mewarnai Pavilion B Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Sepasang jamaah haji lansia asal Temanggung kembali dipertemukan setelah sempat terpisah di tengah kepadatan rombongan jamaah.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (15/5/2026) siang saat rombongan jamaah embarkasi Yogyakarta Kloter 19 tiba di Bandara Jeddah.
Seorang jamaah lansia bernama Wardoyo panik setelah tidak lagi melihat istrinya, Rohaniyah, di tengah arus kedatangan jamaah yang padat.
Karena khawatir berpisah dengan pendamping hidupnya, Wardoyo menolak naik ke dalam bus pengangkut jamaah menuju hotel.
Ia memilih bertahan dan menunggu sang istri ditemukan.
Baca juga: Petugas Haji Layani Jemaah Lansia seperti Orangtua Sendiri
Dengan wajah cemas, kakek Wardoyo terus mencari keberadaan Rohaniyah sambil meminta petugas membantu menemukannya.
Kesetiaannya kepada sang istri membuat suasana di area pavilion menjadi penuh haru.
Petugas haji yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak melakukan pencarian dan penelusuran ke sejumlah bus yang telah bersiap membawa jamaah menuju penginapan.
Tak lama kemudian, Rohaniyah akhirnya ditemukan berada di bus lain.
Petugas kemudian mengantar Wardoyo menuju bus tempat istrinya berada.
Momen pertemuan keduanya pun berlangsung emosional.
Wajah Wardoyo yang sebelumnya dipenuhi kecemasan berubah menjadi penuh kebahagiaan saat kembali bertemu dengan sang istri tercinta.
Keduanya tampak tersenyum lega dan berseri-seri setelah kembali bersama dalam perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pendampingan terhadap jamaah lansia, terutama saat proses kedatangan di bandara yang padat dan melibatkan ribuan jamaah dari berbagai negara.
| Hadapi Lonjakan Kedatangan Kloter, Regu 2 Daker Bandara Andalkan Kekompakan dan Kolaborasi |
|
|---|
| Becomzet dan Neuro B untuk Jamaah Demi Kesehatan di Tanah Suci, dr Widarsi: Setiap Saat Kami Cek |
|
|---|
| 387 JCH Sultra Masuk Asrama Haji Sudiang Makassar |
|
|---|
| 2 Saudara Asal Sultra Berangkat Haji Gantikan Orang Tua yang Meninggal Dunia |
|
|---|
| 292 Jamaah Maros Pilih Haji Ifrad, Apa Bedanya dengan Tamattu' dan Qiran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-16-Wardoyo-mencari-istrinya-di-Bandara-Internasional-King-Abdulaziz-Jeddah.jpg)