Citizen Report
'AI Tidak Bisa Benar 100 Persen, Kita Pengendalinya'
AI Warrior Camp yang digelar Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Makassar bekerja sama Google News Initiative.
Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
Para peserta diajak untuk berkolaborasi dengan AI, bukan menjadikannya pengganti proses berpikir.
Dalam sesi praktik, mahasiswa dikenalkan dengan Google Pinpoint (alat analisis dokumen) dan NotebookLM (platform perangkum bacaan akademik), sebagai bukti bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi belajar tanpa mengorbankan tanggung jawab intelektual.
Makassar beruntung menjadi tuan rumah program nasional ini.
Ia menekankan bahwa kecakapan digital harus selalu diiringi tanggung jawab moral.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, menyambut baik kegiatan ini. Ia melihat AI sebagai fenomena luar biasa yang memberi kemudahan sekaligus peringatan.
“Era sekarang adalah era kolaborasi. Tidak ada yang bisa sukses sendirian. Kita harus berdamai dan berkompromi dengan perkembangan teknologi,” tuturnya.
Melalui AI Warrior Camp ini, Mafindo dan Google berharap mahasiswa sebagai generasi penerus dapat menggunakan kekuatan AI dengan etika dan moralitas yang tinggi, sehingga kecerdasan buatan benar-benar menjadi kompas yang memandu, bukan menyesatkan.(*)
Artificial Intelligence
kecerdasan buatan
Google News Initiative
UIN Alauddin Makassar
Gowa
Prof Dr H Abd Rasyid Masri
Mafindo
| Ponpes Puteri Ummul Mukminin Aisyiyah Sulsel Wisuda 83 Hafidzah |
|
|---|
| SDIT Insantama Makassar Tanamkan Jiwa Wirausaha dan Kreativitas Sejak Dini |
|
|---|
| Kartu Skore Dhiana Setyorini Tingkatkan Deteksi Dini Preeklamsia hingga 100 Persen di Makassar |
|
|---|
| Ibu Hamil di Rappokalling Rasakan Ketenangan Batin Lewat Senam, Doa, Zikir |
|
|---|
| Diaspora Sulawesi di Sydney Australia Kumpul Bersama di Acara Halalbihalal KKSS Sydney |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251030-AI-Warrior-Camp-1.jpg)