Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harlah Ke-49 STAI DDI Maros Dihadiri Gurutta Helmy Ali Yafie

Pelaksanaan DDI Fest 2025 dirangkaikan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-49 Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah wal Irsyad (STAI DDI) Maros

|
Editor: Muh Hasim Arfah
Dok STIA DDI Maros
DDI MAROS - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Darud Dakwah Wal Iryad ( PBDDI ) Gurutta KH Helmy Ali tausiah di hadapan ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Maros ( STAI DDI Maros ) di Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025. Acara ini dalam rangka Hari Lahir ke-49 STAI DDI Maros, yang didirikan oleh Anregurutta Ambo Dalle tahun 1976. 

Ringkasan Berita:* STAI DDI Maros didirikan Anregurutta Ambo Dalle pada Oktober 1976. Saat ini diketuai KH. Muhammad Azmi
 
* DDI Fest 2025 dirangkaikan Hari Lahir ke-49 STAI DDI Maros, 27–30 Oktober 2025 di Kampus STAI DDI Maros, Sulawesi Selatan.
 
* Puncak acara dihadiri Wakil Ketua Umum PB DDI Gurutta KH Helmy Ali Yafie sekaligus tausiah dan zikir bersama
 
*DDI Fest 2025 didukung berbagai organisasi kampus: PMII, KNPI, HMP, UKM Seni Rumpun Bambu, Pramuka Racana Khadijah & Ambo Dalle, dan sponsor lokal.
 

 

Abdul Rahman

Dosen STAI DDI Maros 

Melaporkan dari Maros 

TRIBUN-TIMUR.COM- Pelaksanaan DDI Fest 2025 dirangkaikan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-49 Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Dawah wal Irsyad (STAI DDI) Maros berlangsung meriah. 

Kegiatan ini digelar selama empat hari, Senin hingga Kamis, 27–30 Oktober 2025, dengan berbagai lomba menarik seperti kaligrafi, video kreatif, esai, sepak takraw, tenis meja, ceramah, puisi, dan tilawah.

Adapun peserta lomba adalah siswa siswi MA di Kabupaten Maros.

DDI MAROS - Ratusan mahasiswa duduk bersila mendengar tausiah Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Darud Dakwah Wal Iryad ( PBDDI ) Gurutta KH Helmy Ali tausiah di pelataran Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Maros ( STAI DDI Maros ) di Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025. Acara ini dalam rangka Hari Lahir ke-49 STAI DDI Maros, yang didirikan oleh Anregurutta Ambo Dalle tahun 1976.
DDI MAROS - Ratusan mahasiswa duduk bersila mendengar tausiah Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Darud Dakwah Wal Iryad ( PBDDI ) Gurutta KH Helmy Ali tausiah di pelataran Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Maros ( STAI DDI Maros ) di Maros, Sulawesi Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025. Acara ini dalam rangka Hari Lahir ke-49 STAI DDI Maros, yang didirikan oleh Anregurutta Ambo Dalle tahun 1976. (Courtesy: Abd Rahman/Dosen STAI DDI Maros)

Ketua Dema STAI DDI Maros, Sunil Khan merasa sangat bangga dengan terselenggaranya kegiatan peringatan Hari Lahir STAI DDI Maros yang ke-49. Terlebih lagi, acara ini dihadiri oleh Gurutta KH. Helmy Ali Yafie selaku Wakil Ketua Umum Pengurus Besar DDI, putra dari Gurutta KH. Helmy Ali Yafie.

Tausiyah yang beliau sampaikan begitu tenang dan damai, menjelaskan secara mendalam tentang bagaimana DDI terbentuk. Semoga melalui momentum ini, STAI DDI Maros semakin maju dan melahirkan generasi DDI yang berkarakter, berbudaya, serta beriman menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua STAI DDI Maros KH Muhammad Azmi SPdI MPdI dalam sambutannya menegaskan bahwa DDI Fest 2025 merupakan momentum penting yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-49 kampus tertua di Kabupaten Maros tersebut.

Baca juga: 3 Pengurus Daerah DDI Dilantik di Hotel Alauddin Convention Center: Ini Centrum Gerakan DDI

Ia menegaskan, STAI DDI Maros yang didirikan oleh KH. Abdurrahman Ambo Dalle pada tahun 1976 telah banyak berkontribusi dalam melahirkan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan keagamaan.

“Eksistensi kampus ini sampai hari ini tidak lepas dari dukungan  bantuan Pemerintah Kabupaten Maros dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Maros, dalam sambutan yang disampaikan Staf Ahli Bidang Sosial Politik dan Hukum Prayitno, apresiasi atas kiprah STAI DDI Maros dalam membangun moralitas dan spiritualitas masyarakat Maros.

Menurutnya, kehadiran para alumni STAI DDI Maros telah memberikan kontribusi nyata bagi daerah, baik melalui dunia pendidikan, sosial, maupun keagamaan.

“Nilai-nilai doa, taqwa, dan baroka yang terus ditanamkan kampus ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Maros untuk menjadi kabupaten yang religius,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved