Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cucu Pahlawan Nasional Andi Mappanyukki Lantik Andi Akmal Pasluddin jadi Ketua Dewan Masjid Bone

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, ulama, pejabat daerah, hingga pengurus masjid dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Wahdaniar
DMI BONE- Pelantikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) berlangsung di Baruga La Teya Riduni, Rumah Jabatan Bupati Bone, Minggu (10/5/2026). Andi Akmal resmi nahkodai DMI Bone, gaungkan semangat pengabdian untuk umat.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Andi Akmal Pasluddin jabat Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bone periode 2026-2031.

Pelantikan pengurus DMI Bone di Baruga La Teya Riduni, Rumah Jabatan Bupati Bone, Kecamatan Tanete Riattang, Minggu (10/5/2026).

Pelantikan dipimpin Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki.

Andi Muhammad adalah cucu Pahlawan Nasional Andi Mappanyukki. 

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, ulama, pejabat daerah, hingga pengurus masjid dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone.

Suasana khidmat mewarnai jalannya pelantikan yang menjadi momentum awal kepengurusan baru DMI Bone dalam memperkuat pembinaan umat dan pemberdayaan masjid di Kabupaten Bone.

Andi Akmal Pasluddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin DMI Bone lima tahun ke depan.

Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi merupakan bentuk pengabdian ikhlas untuk umat dan masyarakat Kabupaten Bone.

“Ini adalah pengabdian yang ikhlas. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk menjalankan amanah ini,” katanya.

Ia mengatakan, DMI memiliki peran penting dalam membangun kehidupan umat, baik dari sisi keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Andi Akmal mengaku masjid harus menjadi pusat pembinaan umat yang mampu menghadirkan kesejukan, persatuan, serta pemberdayaan masyarakat hingga ke pelosok desa.

“DMI harus hadir membina masjid mulai dari kota hingga pelosok. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai sosial,” ujarnya.

Dalam kepemimpinannya, Andi Akmal juga mendorong pembentukan kepengurusan DMI hingga tingkat kecamatan agar pembinaan masjid semakin terstruktur dan menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Bone.

Penguatan organisasi hingga tingkat bawah menjadi langkah penting agar program pembinaan umat dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Kita ingin DMI hadir sampai tingkat kecamatan. Dengan begitu, pembinaan masjid dan pemberdayaan umat bisa berjalan lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved