Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kronologi Bocah 6 Tahun dan Lansia 100 Tahun Tewas Saat Banjir Bone

Sementara seorang lansia berusia sekitar 100 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Ist
KORBAN BANJIR - Pj Sekda Bone, Andi Tenriawaru (jilbab hitam) didampingi Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie (baju putih) saat menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum Muh Arsyah, Jumat (8/5/2026). Arsyah meninggal terjatuh di drainase saat banjir menerjang lingkungan rumahnya, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (8/5/2026), menelan dua korban jiwa.

Seorang bocah berusia enam tahun dilaporkan tenggelam di saluran drainase.

Sementara seorang lansia berusia sekitar 100 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (7/5/2026) malam menyebabkan sejumlah kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga dua meter.

Beberapa wilayah terdampak di antaranya Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang; Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang Barat; kawasan depan Polres Bone di Kecamatan Tanete Riattang Timur; serta Sambung Loe Baru di Kecamatan Tanete Riattang.

Hingga Jumat sore, genangan air masih merendam sejumlah kawasan permukiman warga.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, Brimob, Polres Bone, dan Kodim Bone diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan dua korban meninggal dunia dalam peristiwa banjir tersebut.

Korban pertama bernama Muh Arsyah (6), murid TK MI Nurul Hidayah, warga Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Bocah tersebut merupakan putra pasangan Saldi dan Nurlina.

Arsyah dilaporkan terjatuh ke dalam saluran air di dekat rumahnya saat proses evakuasi mandiri dilakukan oleh keluarganya.

Korban sempat dievakuasi dan diberikan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP), namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sementara korban kedua bernama Naima, seorang lansia berusia sekitar 100 tahun.

Ia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Lingkungan Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri saat air dengan cepat masuk ke dalam rumah.

Petugas gabungan hingga kini masih bersiaga di sejumlah titik banjir untuk membantu evakuasi warga dan memantau perkembangan kondisi cuaca di wilayah Watampone.(wahda)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved