RSUD Datu Pancaitana Bone Catat Lonjakan Kasus Campak, Edukasi Warga Digencarkan
dr Andi Noor Fadli mengungkapkan kegiatan edukasi ini penting dilakukan menyusul meningkatnya kasus campak dalam beberapa hari terakhir
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Wahdaniar
CAMPAK- Potret dokter spesialis anak dr Andi Noor Fadli memberikan edukasi langsung kepada peserta mengenai bahaya campak, Rabu (15/4/2026). RSUD Datu Pancaitana Bone catat lonjakan kasus campak, edukasi warga digencarkan.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk melengkapi imunisasi campak pada anak.
“Imunisasi diberikan pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat anak kelas 1 SD. Ini penting untuk mencegah atau mengurangi keparahan,” tutupnya.
Sementara, peserta Yati, mengaku mendapat pengetahuan baru setelah mengikuti sosialisasi tersebut.
“Saya kira campak langsung muncul bintik merah, ternyata diawali demam dulu. Jadi kami sebagai orang tua harus lebih waspada,” ujarnya.
Ia juga mengaku akan segera memastikan imunisasi anaknya lengkap sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga
| Pemkab Bone Siapkan Skema PJLP, Solusi Gaji Tenaga Kebersihan yang Tertunda |
|
|---|
| Jejak Akmal Pasluddin di Belakang Asman, Figur Lapangan Selesaikan Masalah |
|
|---|
| Kasus Campak di Maros Capai 31, Satu Pasien Masih Dirawat |
|
|---|
| Profil Budiawan Kapolsek Tanete Riattang, Pernah Tugas Bulukumba, Soppeng, Lutra, Enrekang, Palopo |
|
|---|
| Gara-gara Kesalahan Regulasi 4 Bulan Gaji Petugas Kebersihan Pemkab Bone Tak Dibayarkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260415-Andi-Noor-Fadli-32.jpg)