Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kemarau Sulsel

Petani Bone Terpuruk, Kemarau Panjang Picu Hama dan Turunkan Hasil Panen

Kemarau panjang di Bone picu serangan hama. Petani di Barebbo keluhkan hasil panen turun drastis, biaya tinggi, kualitas gabah menurun.

|
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Petani/Suprianto
KEMARAU SULSEL -  Potret sawah milik petani di Bone yang terkena hama, Senin (8/9/2025). Mereka berharap pemerintah memberikan solusi atas dampak kemarau. 

Hingga kini, petani belum menyampaikan laporan resmi ke pemerintah desa maupun kecamatan.

Namun mereka berharap ada perhatian dari pemerintah daerah.

“Tidak ada kami laporkan, cuma ya petani mengeluh saja. Kurang perhatian, hasil panen tiba-tiba turun, gabah juga kurang,” tambahnya.

Petani berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memberikan solusi nyata, seperti bantuan air irigasi, subsidi pupuk, dan pengendalian hama.

Mereka khawatir hasil panen musim berikutnya akan semakin merosot jika tidak ada penanganan sejak dini.

"Harapannya jeritan kami tidak hanya terdengar sebagai keluhan semata, tetapi benar-benar direspons oleh pihak terkait agar hasil panen kembali stabil dan kehidupan mereka lebih terjamin," tandasnya.

Desa Kampuno terletak di Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Desa ini merupakan salah satu wilayah agraris yang aktif dalam sektor pertanian, termasuk budidaya padi dan hortikultura.
 
Kabupaten Bone terdiri dari 27 kecamatan.

Beberapa kecamatan besar di antaranya, Tanete Riattang, Barebbo, Sibulue, Cina, Kahu, dan Ajangale.
 
Luas wilayah Kabupaten Bone mencapai sekitar 4.559,00 km⊃2;.

Kabupaten ini merupakan salah satu yang terluas di Sulawesi Selatan, dengan topografi dominan dataran rendah dan perbukitan. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved