Siswa Bone Tetap Belajar di Sekolah, Beda Maros
“Untuk Kabupaten Bone tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Karena ini sifatnya imbauan,"ujarnya.
“Kami harapkan para guru memanfaatkan teknologi pembelajaran yang ada. Orang tua juga kami minta berperan aktif mendampingi anak-anak selama belajar dari rumah,” tegasnya.
Ia menambahkan kebijakan ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi.
“Jika kondisi sudah kondusif, pembelajaran tatap muka akan segera dilanjutkan. Namun jika situasi masih berpotensi rawan, maka opsi memperpanjang BDR bisa saja dilakukan,” bebernya.
Sementara itu, orang tua siswa, Suriyanti (35), menilai kebijakan tersebut cukup bijak.
“Kalau untuk keamanan anak-anak, tentu kami sebagai orang tua mendukung. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” kata Suriyanti.
Namun ia mengakui ada tantangan saat mendampingi anak belajar di rumah.
“Tidak semua anak bisa fokus kalau belajar dari rumah. Kadang mereka lebih banyak main daripada belajar. Apalagi kalau orang tuanya juga sibuk bekerja,” keluhnya.
Meski demikian, ia tetap berharap kondisi segera kondusif agar anak-anak kembali belajar di sekolah.
“Kalau bisa jangan terlalu lama, kasihan juga anak-anak. Tapi kalau memang demi keselamatan, kami ikut aturan pemerintah,” tutup Suriyanti. (*)
| Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Bupati Bone Ajak Warga Perbanyak Zikir dan Doa |
|
|---|
| Turnamen FOMA UNIM Bone Cup IV Digelar, PBVSI Bone Pantau Potensi Atlet Menuju Porprov |
|
|---|
| Warga Bone Tanggapi Rencana KPR 40 Tahun, Ada Tertarik Ada Pula Ragu |
|
|---|
| Inilah Makna Logo Porprov 2026, Ada Songkok Recca Khas Bone dan Sutra Wajo |
|
|---|
| Rp140 M PAD Maros Berhasil Terkumpul, Capaian Dinas Pertanian dan Kopumdag Seret |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BONE-Kepala-Dinas-Kabupaten-Bone-Andi-Fajaruddin-yang-diabadikan.jpg)