Siswa Bone Tetap Belajar di Sekolah, Beda Maros
“Untuk Kabupaten Bone tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Karena ini sifatnya imbauan,"ujarnya.
“Kami harapkan para guru memanfaatkan teknologi pembelajaran yang ada. Orang tua juga kami minta berperan aktif mendampingi anak-anak selama belajar dari rumah,” tegasnya.
Ia menambahkan kebijakan ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi.
“Jika kondisi sudah kondusif, pembelajaran tatap muka akan segera dilanjutkan. Namun jika situasi masih berpotensi rawan, maka opsi memperpanjang BDR bisa saja dilakukan,” bebernya.
Sementara itu, orang tua siswa, Suriyanti (35), menilai kebijakan tersebut cukup bijak.
“Kalau untuk keamanan anak-anak, tentu kami sebagai orang tua mendukung. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” kata Suriyanti.
Namun ia mengakui ada tantangan saat mendampingi anak belajar di rumah.
“Tidak semua anak bisa fokus kalau belajar dari rumah. Kadang mereka lebih banyak main daripada belajar. Apalagi kalau orang tuanya juga sibuk bekerja,” keluhnya.
Meski demikian, ia tetap berharap kondisi segera kondusif agar anak-anak kembali belajar di sekolah.
“Kalau bisa jangan terlalu lama, kasihan juga anak-anak. Tapi kalau memang demi keselamatan, kami ikut aturan pemerintah,” tutup Suriyanti. (*)
| Wajo Minta 23 Cabor Tuan Rumah Porprov 2026, Bone Dapat Dayung dan Menembak |
|
|---|
| SK Belum Berubah, Wajo dan Bone Tuan Rumah Bersama Porprov 2026 |
|
|---|
| Final Tilawah Remaja MTQ Sulsel, Kontingen Pangkep Bidik Juara Pertama |
|
|---|
| Daftar Nomor Urut Finalis dan Golongan Lomba MTQ Sulsel, Tafsir Bahasa Arab Putri Hanya 1 Orang |
|
|---|
| WFH Dimulai, Listrik Kantor Bupati Maros Dipadamkan, Target Hemat Rp200 Juta per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BONE-Kepala-Dinas-Kabupaten-Bone-Andi-Fajaruddin-yang-diabadikan.jpg)