Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siswa Bone Tetap Belajar di Sekolah, Beda Maros

“Untuk Kabupaten Bone tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Karena ini sifatnya imbauan,"ujarnya. 

Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
BONE- Kepala Dinas Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin yang diabadikan beberapa waktu lalu. Andi Fajaruddin mengaku meski ada imbauan Kabupaten Bone tetap melakukan sekolah tatap muka karena kondisi yang masih kondusif.  

“Waktu belajar online dulu anak saya sering malas. Kalau di sekolah lebih disiplin. Kami setuju tetap tatap muka, apalagi kondisi Bone kan aman-aman saja,” ucapnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa interaksi sosial di sekolah penting bagi perkembangan anak.

“Kalau hanya belajar di rumah, anak-anak cepat bosan. Mereka butuh bertemu teman-temannya. Jadi saya sangat mendukung tatap muka tetap berjalan,"tandasnya.

Maros antisipasi demo

Dinas Pendidikan Kabupaten Maros resmi memberlakukan sistem belajar dari rumah (BDR) bagi siswa di lima kecamatan.

Kebijakan ini berlaku Senin dan Selasa (1–2/9/2025).

Lima kecamatan terdampak: Mandai, Turikale, Maros Baru, Marusu, dan Lau.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Maros, Andi Wandi Patabai, menjelaskan keputusan diambil setelah koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.

Menurutnya, langkah ini sebagai antisipasi rencana demonstrasi besar-besaran di wilayah Maros.

“Awalnya hanya 10 sekolah di Kecamatan Turikale atau daerah kota. Namun setelah berkoordinasi dengan Polres Maros, kita perluas menjadi seluruh sekolah di lima kecamatan,” jelas Andi Wandi, Minggu (31/8/2025).

Ia menyebut jalur aksi rencananya melewati pusat kota Maros hingga bandara baru, sehingga perlu diantisipasi.

“Ini semata-mata untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan,” ujarnya.

Meski kegiatan tatap muka ditiadakan sementara, aktivitas belajar tetap berlangsung.

Siswa diarahkan mengikuti pembelajaran daring atau metode penugasan dari guru.

Andi Wandi menegaskan sekolah tetap harus berkoordinasi dengan orang tua siswa.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved