Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Pendidikan dan Teknologi di Era Digitalisasi Menuju Indonesia Emas 2045

Ia datang seperti arus deras yang membawa perubahan pada cara manusia berpikir, berinteraksi, hingga belajar.

Editor: Sudirman
Ist
Kurniawan S.IP. M.IKom OPINI - Content Creator @ngobrolpemerintahan / Alumni at UNHAS & Unismuh Era Digital: Antara Tantangan dan Harapan 

Oleh:  Kurniawan S.IP. M.IKom

Content Creator @ngobrolpemerintahan / Alumni at UNHAS & Unismuh

Era Digital: Antara Tantangan dan Harapan

Kita hidup di tengah gelombang perubahan besar. Digitalisasi bukan lagi sesuatu yang bisa ditunda atau dinegosiasikan.

Ia datang seperti arus deras yang membawa perubahan pada cara manusia berpikir, berinteraksi, hingga belajar.

Di seluruh dunia, transformasi digital telah menjadi fondasi bagi kemajuan ekonomi, sosial, dan budaya. Indonesia, sebagai negara besar dengan bonus demografi yang menjanjikan, tak boleh tertinggal.

Di tengah dinamika global ini, pendidikan menjadi sektor strategis yang paling terdampak sekaligus paling potensial untuk bertransformasi.

Era digital bukan hanya menghadirkan tantangan baru, tetapi juga membuka jalan lebar untuk melakukan lompatan besar.

Digitalisasi dalam pendidikan bukan sekadar soal pemanfaatan teknologi, melainkan tentang mengubah paradigma: dari pengajaran menjadi pembelajaran, dari sentralisasi menjadi partisipasi, dari akses terbatas menjadi keterbukaan informasi.

Visi Besar Menuju Indonesia Emas 2045

Visi "Indonesia Emas 2045" adalah cita-cita luhur yang menggambarkan negara kita 100 tahun setelah kemerdekaan: berdaulat, maju, adil, dan makmur.

Untuk mencapainya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama. Dalam konteks inilah digitalisasi pendidikan mendapatkan peran strategis.

Pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah Presiden Prabowo Subianto telah menjadikan transformasi pendidikan sebagai bagian dari Asta Cita, yaitu delapan program prioritas nasional.

Salah satu butir penting dalam agenda ini adalah penguatan kualitas pendidikan berbasis teknologi.

Langkah-langkah seperti penyediaan 15.000 smart classroom, pengembangan Learning Management System (LMS) nasional, pelatihan guru berbasis digital, hingga integrasi data pendidikan menjadi bukti nyata komitmen tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved