Headline Tribun Timur
710 BUMDes di Sulsel Mati Suri
Sekretaris DPMD Sulsel Akbar menyatakan dari sisi jumlah BUMDes, Kabupaten Bone terbanyak, mencapai 328 unit.
TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Sulawesi Selatan (Sulsel) masih jauh dari harapan.
Alih-alih menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, memanfaatkan potensi desa justri mati suri.
Berdasarkan dana Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sulsel, dari 2.255 BUMDes yang tersebar di 21 kabupaten, hanya 1.545 masih aktif. 710 lainnya tidak lagi beraktivitas.
Sekretaris DPMD Sulsel Akbar menyatakan dari sisi jumlah BUMDes, Kabupaten Bone terbanyak, mencapai 328 unit.
Disusul Luwu dengan 207 unit dan Luwu Utara 165 unit.
Baca juga: Data BUMDes Aktif dan Mandek di Tiap Kabupaten di Sulsel
Hanya saja, persentase keaktifan dari ketiga daerah tersebut masih jauh dari harapan. Dari 328 BUMDes di Bone, aktif hanya 240 atau 73,17 persen.
Begitu juga Luwu Utara, yang aktif hanya 121 unit. Persentase keaktifan Luwu lebih rendah lagi, cuma 110 unit atau 53,14 persen.
Dilihat dari persentase keaktifan, maka Kabupaten Gowa dan Luwu Timur terbaik. Gowa mengontrol 121 unit, sebanyak 118 atau 97,52 persen diantaranya masih aktif.
Demikian Luwu Timur 125 unit, aktif 122 unit atau 97,60 persen. Toraja Utara daerah dengan persentase terendah.
Dari 111 unit, yang aktif cuma 13 atau 11,71 persen. Akbar pun mengaku sedang aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait sinkronisasi arah
pengembangan BUMDes.
Sebab, pemerintah daerah paling paham situasi setiap desa-desa. Apalagi, BUMDes memang didorong mengelola sumber daya alam milik desa, sehingga berdampak pada pemasukan pendapatan desa.
“Sedang kita setting benang merahnya dari provinsi ke kabupaten,” katanya.
Pemprov sudah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga Dinas PMD harus mengaktifkan seluruh BUMDes yang ada di daerah.
Ini bertujuan agar program terjalin dari provinsi ke desa. Disisi lain, masih ada 11 desa belum memiliki BUMDes. Desa tersebut merupakan hasil pemekaran wilayah.
Targetnya, mengaktifkan BUMDes yang telah ada namun tidak beraktifitas dalam beberapa tahun belakangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2255-BUMDes-yang-tersebar-di-21-kabupaten-hanya-1545-masih-aktif.jpg)