Haji 2025
Penempatan Jemaah Haji Indonesia di Makkah Gunakan Sistem Syarikah
Kebijakan ini diambil untuk memperlancar mobilisasi dan pelayanan selama fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Secara umum, jemaah yang berangkat bersama tetap ditempatkan bersama. Namun memang ada beberapa kasus terpisah, dan ini terus kami tangani agar ibadah tetap berjalan nyaman,” jelasnya.
PPIH juga melakukan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk mencari solusi terbaik bagi kasus-kasus tersebut.
Hingga saat ini, sebanyak 92.437 jemaah telah tiba di Madinah dalam 235 kloter. Dari jumlah tersebut, 65 kloter atau 25.547 jemaah sudah diberangkatkan ke Makkah.
PPIH telah menyalurkan lebih dari dua juta boks katering kepada jemaah—sekitar 1,578 juta di Madinah dan 476 ribu di Makkah. Menunya disesuaikan dengan selera nusantara dan diantarkan sesuai waktu penyajian.
Akselerasi Distribusi Kartu Nusuk
PPIH bersama Syarikah dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tengah mempercepat distribusi kartu Nusuk, yang berfungsi sebagai “paspor perhajian” jemaah.
“Masih ada jemaah yang belum menerima kartu ini. Namun akselerasi terus dilakukan dan hasilnya cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir,” tutur Muchlis.
Ia menambahkan, jemaah yang belum menerima kartu Nusuk tetap dapat menjalankan umrah wajib dengan pendampingan dari Syarikah.
Muchlis menyebutkan, sebagai negara dengan jumlah jemaah terbanyak, Indonesia mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu, sinergi antara kedua negara sangat penting dalam menjamin kelancaran penyelenggaraan haji.
“Kami fokus pada solusi, bukan menyalahkan. Semua pihak bekerja sama mencari jalan terbaik untuk menghadapi dinamika di lapangan,” pungkasnya.
Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf atas Layanan Haji 2025 |
![]() |
---|
Foto-foto Kloter Terakhir Jamaah Haji Tinggalkan Madinah, Petugas: Semoga Mabrur Semua |
![]() |
---|
Cerita Jamaah Haji Jalan Kaki dari Musdalifah ke Mina Sejauh 3 KM saat Suhu 48 Derajat |
![]() |
---|
Wakil Bupati Jemput 360 Jemaah Haji Asal Wajo di Asrama Haji Sudiang |
![]() |
---|
'Tukang Bubur Naik Haji' Asal Pomala Berat Tinggalkan Tanah Suci, Tiba 7 Juli di Makassar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.