Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji

75 Tahun Tangani Haji, Menteri Agama Nasaruddin Umar Minta Maaf

Pengurusan ibadah haji 2026 akan dialihkan ke Badan Penyelenggara (BP) Haji.

Editor: Sudirman
Ist
HAJI - Menteri Agama Nasaruddin Umar. Nasaruddin Agama menyampaikan permohonan maaf selama 75 tahun mengurus haji. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kementerian Agama (Kemenag) tak lagi mengurus haji 2026.

Haji 2025 menjadi tahun terakhir Kementerian Agama memegang mandat pelaksana haji.

Artinya Kemenag mengurus haji selama 75 tahun.

Penyelenggara ibadah haji akan dialihkan ke Badan Penyelenggara (BP) Haji.

Mereka akan mulai bertugas tahun 2026.

Baca juga: Foto-foto Kloter Terakhir Jamaah Haji Tinggalkan Madinah, Petugas: Semoga Mabrur Semua

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan bahwa penyelenggaraan haji bukan hanya soal teknis, tetapi bentuk pengabdian. 

Dalam rentang panjang selama 75 tahun, Kemenag berusaha memberikan pelayanan terbaik meski tak dipungkiri, selalu muncul dinamika pada setiap tahun pelaksanaan ibadah haji.

Ada berbagai terobosan telah dilakukan termasuk (5B) dan lima pengembangan atau progresifitas (5P) menjadi kunci kesuksesan haji 2025.

Lima terobosan baru (5B) yang dilakukan dalam penyelenggaraan ibadah haji adalah penurunan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) dari BPIH 2024 sebesar Rp 93,4juta menjadi rerata BPIH sebesar Rp 89,4 juta. 

Terobosan ini juga mencakup pencegahan praktik monopoli dengan penerapan skema layanan haji yang melibatkan delapan syarikah.

Seperti publikasi awal daftar jemaah haji khusus berhak lunas, pembayaran Dam melalui Adahi dan Baznas, serta pelibatan tiga maskapai penerbangan (Garuda Indonesia, Saudi Arabia Airlines, dan Lion Air) dalam layanan penerbangan haji. 

Sementara lima hal progresif (5H) yang dilakukan adalah peningkatan ekosistem ekonomi haji, salah satunya dengan peningkatan jumlah ekspor bumbu Nusantara senilai 450 ton.

Kemudian, pengembangan skema murur, optimalisasi Kawal Haji sebagai sistem pelaporan cepat, Fast Track pada tiga Embarkasi di Indonesia, dan pengembangan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). 

 Nasaruddin Umar menyampaikan permintaan maaf kepada jemaah atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Saya selaku pribadi maupun sebagai Menteri Agama, selaku Amir Hajj juga memohon maaf kepada Bapak Ibu semuanya, terutama jemaah haji, mungkin ada pelayanan kami yang kurang baik," ujar Nasaruddin di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved