Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dinsos Makassar

BREAKING NEWS: 4 Manusia Silver di Jl Bawakaraeng Diamankan Dinsos Makassar

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar menyampaikan mereka yang terjaring akan diberikan pembinaan mental, sosial dan rohani.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Instagram/Dinsos Makassar
MANUSIA SILVER - Dinas Sosial Kota Makassar kembali menjaring manusia silver. Kali ini, Tim Terpadu menjangkau empat manusia silver yang beroperasi di lampu lalu lintas Jl Gunung Bawakaraeng-Jl Veteran, Kamis (3/4/2025). 

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Sosial Kota Makassar kembali menjaring manusia silver. 

Kali ini, Tim Terpadu menjangkau empat manusia silver yang beroperasi di lampu lalu lintas Jl Gunung Bawakaraeng-Jl Veteran, Kamis (3/4/2025). 

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar menyampaikan mereka yang terjaring akan diberikan pembinaan mental, sosial dan rohani.

Mereka dibina selama tiga hingga lima hari di UPT Rumah Penampungan & Trauma Centre Dinas Sosial Makassar.

"Jadi mereka yang terjaring razia akan dibina di RPTC tersebut selama tiga hingga lima hari, kemudian dilepas kembali dengan menandatangani surat perjanjian untuk tidak kembali ke jalan," ucap Ita Isdiana Anwar. 

Sebelumnya, Ita mengungkap bahwa mereka yang pernah terjaring masih kerap kembali ke jalan meski telah menandatangani surat perjanjian. 

Baca juga: Dinsos Makassar Serukan Stop Beri Uang untuk Badut dan Manusia Silver: Jangan Buat Mereka Nyaman

Sejumlah manusia Silver beraksi di traffic light perempatan Jl Gunung bawakaraeng dan Jl Veteran, Makassar, Senin (6/2/2023).
Sejumlah manusia Silver beraksi di traffic light perempatan Jl Gunung bawakaraeng dan Jl Veteran, Makassar, Senin (6/2/2023). (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Apalagi selama ramadan, anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng) semakin menjamur. 

Beragam aksi dilakukan oleh anjal gepeng ini untuk menarik simpati masyarakat. 

Bahkan banyak diantara mereka yang beroperasi di jalan hingga 24 jam, mereka juga rela menginap di sembarang tempat demi mendapat belas kasih. 

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Sosial bersama jajaran telah menemui Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan laporan dan memaparkan solusi maraknya anjal gepeng. 

Atas arahan wali kota, Kepala Dinas Sosial Ita Isdiana Anwar mengatakan, ia diminta untuk membuat SOP terkait penjangkauan atau penertiban anjal gepeng. 

"Itu nanti dibicarakan dulu di dalam rapat, yang jelas harus segera tindaklanjuti termasuk bagaimana nanti membuat efek jera pada mereka," ucapnya ditemui di Balaikota Makassar Jl Ahmad Yani, Jumat (21/3/2025). 

Kendati begitu, Ita-sapaannya mengaku belum punya gambaran terkait efek jera yang akan diberikan kepada anjal gepeng tersebut. 

Sekarang ini, Dinsos dan tim lainnya hanya melakukan penjangkauan. 

Itupun tidak semua bisa dijangkau mengingat kapasitas Rumah Penampungan dan Trauma Center (RPTC) milik Dinsos hanya bisa menampung 25 orang. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved