Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Alan TH dan Anwar Jimpe Hidupkan Lagi Matthes di Kampung Buku Makassar

BF Matthes adalah pendeta Lutheran, filolog, etnograf Bugis-Makassar dari Universitas Leiden Belanda. 

|
Editor: Alfian
Tribun-Timur.com/Thamzil Thahir
NOVEL MATTHES - Novelis sejarah Alan TH, dan pegiat literasi co founder Kampung Buku Anwar Jimpe Rahman, dan dosen FIB Unhas Rezky Ramadhan dan modetator Rachman Kamaruddin, dalam diskusi Novel sejarah Matthes, di Kampung Buku, Jl Abdullah Dg Sirua, Makassar, Senin (24/3/2025). Matthes adalah partner kerja Collieq Pudjie yang mengenalkan I Lagaligo kepada dunia. 

Ditulis sebagai "syair kepahlawanan yang dibacakan dengan suara bernyanyi," Raffles malah menganggap I La Galigo nama penulis epos tersebut.

Seiring waktu, ketertarikan juga diperlihatkan pemerintah Kolonial Belanda.

Pada tahun 1847, Benjamin Frederik Matthes ditunjuk oleh pengurus organisasi Alkitab Belanda (Nederlandsch Bijbelgenootschap) untuk meneliti sastra Bugis, termasuk I La Galigo, secara ilmiah langsung di Sulawesi Selatan.

Selain itu, Matthes juga ditugasi menjadi misionaris, serta menerjemahkan Alkitab ke bahasa Bugis dan bahasa Makassar.(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved