Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PDAM Makassar

4 Bulan Air Tak Mengalir, Warga Daya Tetap Dipalak PDAM Makassar: Uangnya Kemana?

Pasalnya, distribusi air bersih ke rumah warga disebut tidak mengalir selama berbulan-bulan.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com/warga
PDAM MAKASSAR - Kolase meteran air rumah warga di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar dan tagihan pembayaran. Warga murka, sudah empat bulan tak nikmati air PDAM tapi masih dimintai uang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, meluapkan kekecewaan terhadap layanan PDAM Makassar.

Pasalnya, distribusi air bersih ke rumah warga disebut tidak mengalir selama berbulan-bulan.

Namun ironisnya, tagihan tetap berjalan.

Warga mengaku sudah tidak menikmati aliran air sejak November 2025.

Artinya, sudah sekitar empat bulan lebih krisis air bersih terjadi.

Meski begitu, mereka tetap diminta membayar tagihan bulanan.

Besaran tagihan bervariasi, mulai dari Rp179 ribu hingga Rp213 ribu.

“Sudah empat bulan air tidak mengalir, tapi kami tetap ditagih,” kata M Nasir seorang warga RT 03/RW 08, Rabu (8/4/2026).

Achil sapaannya menilai, oknum PDAM Makassar mengambil keuntungan di tengah derita masyarakat.

"Bagaimana kalau banyak yang tidak dialiri air, tapi dimintai uang ratusan ribu. Saya saja, sudah banyak habis bayar tagihan," kata dia.

Ia pertanyakan, apakah uang hasil palak tersebut benar-benar masuk ke kas negara atau kantong oknum.

"Uangnya kemana?," kesal Achil.

Begadang Tunggu Air, Hasil Nihil

Nasir mengaku kerap begadang hingga dini hari hanya untuk menunggu air mengalir.

Namun hasilnya nihil.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved