Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DLH Maros Kekurangan Armada, Butuh 15 Truk untuk Maksimalkan Pengangkutan Sampah

Saat ini, DLH Maros memiliki 15 truk dan 12 bentor, namun beberapa di antaranya dalam kondisi tidak layak pakai, seperti ban yang sudah gundul.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Truk Pengangkut Sampah- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kekurangan truk pengangkut sampah. Plt Kepala DLH Maros, Amiruddin mengatakan saat ini jumlah armada truk pengangkut sampah berjumlah 15 unit dan bentor 12 unit. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menghadapi kekurangan armada truk pengangkut sampah.

Saat ini, DLH Maros memiliki 15 truk dan 12 bentor, namun beberapa di antaranya dalam kondisi tidak layak pakai, seperti ban yang sudah gundul.

Plt Kepala DLH Maros, Amiruddin, menjelaskan bahwa armada yang ada saat ini hanya mampu melayani pengangkutan sampah di beberapa wilayah, seperti Jalan Poros Kecamatan Turikale, Maros Baru, Lau, Bantimurung, Marusu, Mandai, dan Moncongloe.

“Kami belum bisa menjangkau daerah pelosok karena terbatasnya armada dan tenaga kami,” ujarnya.

Untuk itu, DLH Maros membutuhkan tambahan 5-10 truk lagi untuk dapat melayani seluruh wilayah secara maksimal.

“Tahun ini kami akan mengadakan satu unit truk pengangkut sampah dengan anggaran sebesar Rp 550 juta,” kata Amiruddin.

Sampah menjadi masalah yang sering dikeluhkan masyarakat, terutama di daerah pelosok.

Amiruddin mengungkapkan bahwa penumpukan sampah ini disebabkan oleh praktik pengangkutan sampah oleh pihak swasta yang tidak bertanggung jawab.

“Beberapa pengangkut swasta meminta iuran dari masyarakat, tetapi mereka malah membuang sampah sembarangan untuk menghindari biaya pengangkutan ke TPA Bontomatene, Kecamatan Mandai,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.

“Petugas kami sudah mengangkut sampah, namun tidak lama kemudian, sampah kembali menumpuk karena ada yang membuangnya sembarangan,” tambahnya.

DLH Maros berencana untuk meningkatkan pengawasan dan menindak tegas pihak-pihak yang membuang sampah sembarangan guna menjaga kebersihan lingkungan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved