Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Proyek Infrastruktur Tetap Menjadi Prioritas Pemprov Sulsel

Program prioritas ini telah dirumuskan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/Faqih Imtiyaaz
PEMBANGUNAN SULSEL - Kepala Bappelitbangda Sulsel Setiawan Aswad saat di potret di Kantor Tribun Timur pada Selasa (18/2/2025). Pemprov Sulsel terus merampungkan dokumen RPJMD 2025-2029. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tetap menjadikan proyek infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama. 

Program prioritas ini telah dirumuskan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Setiawan Aswad, menyampaikan bahwa ada empat program prioritas yang telah ditetapkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, salah satunya terkait dengan proyek infrastruktur di berbagai daerah.

"Prioritas ini memberikan perhatian lebih pada infrastruktur, karena selain menjadi kebijakan yang ditekankan oleh pemerintah pusat, ada ketentuan mandatori yang menetapkan bahwa alokasi anggaran untuk infrastruktur harus mencapai minimal 40 persen," kata Setiawan Aswad di Makassar, pada Senin (24/2/2025).

Infrastruktur tetap menjadi fokus utama bagi Gubernur Andi Sudirman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Sebelumnya, hampir dua tahun terakhir, sektor infrastruktur tidak mendapat perhatian besar dari tiga Penjabat Gubernur.

Setiawan menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat mengharuskan alokasi anggaran infrastruktur sebesar 40 persen dari total APBD daerah.

Selama ini, alokasi tersebut belum pernah memenuhi angka 40 persen, dan Pemprov Sulsel diberi target untuk mencapai angka tersebut pada tahun 2027.

"Sampai tahun 2027, kita diberikan waktu untuk mencapai alokasi 40 persen. Selama ini, Sulsel masih berada di bawah angka tersebut," kata Setiawan.

Meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, Setiawan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap berjalan, meskipun alokasi anggaran disesuaikan dengan pengurangan dana transfer ke daerah.

Alokasi anggaran infrastruktur tetap berada dalam koridor untuk mendukung Asta Cita Prabowo Subianto, yang memberikan penekanan pada penguatan infrastruktur, layanan dasar publik, dan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Setiawan juga menambahkan bahwa infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan dan jembatan, tetapi juga mencakup sektor pendidikan dan kesehatan.

"(40 persen) adalah alokasi anggaran dari total APBD. Tentunya, efisiensi yang kami lakukan saat ini disesuaikan dengan pengurangan transfer ke daerah," jelasnya.

Selain infrastruktur, Gubernur Andi Sudirman juga akan fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, dengan pendekatan utama pada bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved