SPMB 2025
Belum Ada Kuota SPMB, Disdik Makassar Tunggu Juknis Pemerintah Pusat
Pemerintah Kota Makassar masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait seleksi penerima murid baru (SPMB).
Penulis: Siti Aminah | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait seleksi penerima murid baru (SPMB).
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat.
Kuota jalur SPMB juga belum dipastikan seperti apa gambarannya.
"Sementara menunggu dari kementerian. Bulan lalu rapat tapi belum ada juknis," ucap Nielma Palamba, Selasa (25/2/2025).
Kendati begitu, Disdik Makassar dan seluruh sekolah sudah siap menjalankan kebijakan baru tersebut.
Ia juga sudah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah untuk melakukan pemetaan, utamanya data-data siswa di dapodik.
"Jadi kami lagi memastikan data dapodik dengan data yang ada di sekolah-sekolah. Kan kita harus memastikan dulu datanya, jangan sampai ada data yang anomali," ujarnya.
Kata Nielma, kuota rombongan belajar (rombel) pada SPMB tahun ini akan dikurangi.
Hal tersebut sebagai upaya untuk menormalkan rombel yang membeludak di beberapa sekolah.
Pengurangan rombel ini berlaku bagi sekolah yang kelebihan daya tampung pada PPDB 2024 lalu.
Nielma mengungkap, ada 16 SMP di Kota Makassar mengalami kelebihan daya tampung akibat jalur solusi.
Mereka yang tak lolos jalur zonasi maupun non zonasi tetap diterima sehingga menumpuk di sekolah-sekolah tertentu.
Jumlah siswa dalam satu kelas bisa mencapai 50 anak.
Sementara idealnya satu rombongan belajar hanya berisi 32 hingga 34 siswa.
Hal ini menyebabkan adanya siswa yang tidak terdaftar dalam dapodik.
| Diduga Wajib Beli Seragam Rp300-479 Ribu, 2 SMP Negeri di Takalar Diprotes Wali Murid |
|
|---|
| 858 Kuota SMP di Makassar Kosong, 20 Sekolah di Makassar Masih Buka Pendaftaran |
|
|---|
| 'Tolong Dulu Kasi Masuk Keponakanta', Curhat Appi Soal Titipan Siswa di SPMB 2025 |
|
|---|
| Sama-sama di RW 18 Tapi Tak Lolos Masuk SMAN 21 Makassar, Emak-emak BTP Demo: Tolong Pak Gubernur! |
|
|---|
| Warga Las Pagar SMAN 21 Makassar, Protes Calon Siswa Domisi BTP Tidak Diterima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kadis-pendidikan-Nielma-Palamba.jpg)