CEO Business Forum
Andi Suruji Serukan Reformasi Agraria Dalam CEO Business Forum
Pemimpin Umum Tribun Timur Andi Suruji sebagai moderator menyebut ada banyak ide yang bisa dikembangkan dari diskusi tersebut.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Reymond mengakui Indonesia membutuhkan investasi 8 persen.
Maka usulan itu disampaikan dengan menentukan 8 item investasi yang bisa jadi dasar ajuan tax amnesty.
"Tentukanlah 8 item investasi yang bisa dasar ajuan tax amnesty. Kalau dia mau investasi ketahanan pangan, kasih karpet merah tax ambesty. Begitu juga Energi dan gizi," ujar Reymond.
"Dari 8 itu saya minta property juga diberikan (Tax Amnesty)," lanjutnya.
Reymond mengakui bidang property sangat perlu mendapat kebijakan tersebut.
Pasalnya banyak sub industri yang berjalan dengan adanya bisnis property.
"Ada 188 industri lainnya yang menopang property," ujar Reymond.
Ketika bisnis property lesu, maka sub industri lainnya bakal ikut terdampak.
Mulai dari bahan bangunan, hingga peralatan dan perlengkapan bangunan.
Usulan ini pun sudah disampaikan ke Menteri Hukum.
Reymond meyakini jika usulan konsep investasi merah putih 08, maka seluruh sektor akan berdampak positif.
"Negara akan mendapat pendapatan, pengusaha nyaman," jelasnya.
Investasi Merah Putih 08 jadi ide segar Reymond kepada pemerintah.
Selain Reymond, hadir Chief Economist Bank Tabungan Negara Winang Budoyo dan President Director Semen Tonasa Asruddin Leo.
CEO Business Forum adalah forum koneksitas dunia usaha untuk membuka ruang dan sarana berdiskusi mempertemukan gagasan dan kepentingan bersama antara pemerintah, perbankan dan pelaku dunia usaha.
Berdiri sejak 2022 di Makassar, forum ini bertujuan semata untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam rangka memacu akselerasi pembangunan ekonomi dan mengangkat kesejahteraan masyarakat.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Asruddin Leo: Desain Teknologi Dalam Negeri Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia |
|
|---|
| Pandangan Syarkawi Rauf Soal Digitalisasi Angkutan Truk, Butuh Modal Kuat |
|
|---|
| Syarkawi Rauf: Jangan Khawatir, Era Digitalisasi Justru Lahirkan Profesi Baru |
|
|---|
| Dendi Rahmadi: Ekonomi Digital Jadi Kesempatan Tingkatkan Produksi |
|
|---|
| BI: Ekonomi Digital Sulsel Masih Perlu Dikembangkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Para-pembicara-Reymond-Affandy-Winang-Budoyo-Asruddin-Leo.jpg)