Opini Andi Aflaha Mulia Kirana
Gen Z, Siapkah Mempin Literasi Keuangan Syariah?
Artinya, kurang dari separuh penduduk Indonesia belum memahami cara mengelola keuangan dengan baik.
Oleh: Andi Aflaha Mulia Kirana
Mahasiswa Akuntansi UIN Alauddin Makassar, Staf Kemuslimahan Teman Hijrah Sul-Sel
TRIBUN-TIMUR.COM - Tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Indonesia masih di bawah 50 persen.
Artinya, kurang dari separuh penduduk Indonesia belum memahami cara mengelola keuangan dengan baik.
Situasi ini menjadi tantang besar, khususnya bagi generasi muda, termasuk generasi Z yang kini mulai memasuki usia produktif dan akan memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian di masa depan.
Generasi Z, yang lahir diantara tahun 1997 hingga 2012, tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi, media sosial, e-commerce dan dompet digital.
Akses teknologi ini menawarkan banyak peluang, termasuk kemudahan dalam memperoleh informasi keuangan yang
sebelumnya sulit dijangkau.
Namun, tanpa literasi keuangan yang memadai, kemudahan ini dapat membawa risiko, seperti gaya hidup konsumtif yang kerap memikat anak muda.
Fenomena “Buy Now, Pay Later” atau beli sekarang, bayar nanti adalah salah satu contohnya.
Banyak genrasi muda terjebak dalam pola konsumsi di luar kemampuan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak untuk membantu mereka memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak.
Keuangan Syariah: Potensi dan Tantangan
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, keuangan syariah seharusnya menjadi pilihan utama dalam pengelolaan keuangan.
Namun, banyak generasi Z belum memahami prinsip dasar keuangan syariah seperti larangan riba (bunga), ghoror (ketidakjelasan) dan maysir (spekulasi).
Padahal, sistem keuangan syariah yang berbasis pada keadilan dan keseimbangan menawarkan banyak manfaat, baik dari sisi spiritual maupun ekonomi.
| Polres Maros Ringkus 21 Anggota Geng Motor, Bawa Busur hingga Parang, Satu Buron |
|
|---|
| Suami di Makassar Tebas Istri dan Bunuh Sepupu |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Lomba MTQ XXXIV Sulsel di Maros Hari Ini |
|
|---|
| Api Hanguskan Rumah Arman, Kadir, Fina, Nunu di Sinjai, Kerugian Setengah Miliar Rupiah |
|
|---|
| Omzet Pedagang Souvenir di MTQ Sulsel Tembus Rp 6 Juta Per Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Andi-Aflaha-Mulia-Kirana-3.jpg)