Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wawancara Eksklusif Tribun Timur

Jappa Jokka Cap Go Meh 2025: Atraksi Barongsai, Heritage Run, Ridwan Sau

Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025 akan dipusatkan di Kawasan Pecinan, Jl Sulawesi, Kota Makassar.

Tayang:
Penulis: Hasriyani Latif | Editor: Hasriyani Latif
Tribun Timur
Ketua Panitia Jappa Jokka Cap Go Meh/Ketua Permabudhi Makassar Suzanna, Sombere Entertainment Event Organizer Chaidir Ramdhan (kanan), dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Muhammad Roem (dua kiri) dalam Podcast Bincang Komunitas Tribun Timur, Jumat (17/1/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kota Makassar akan diramaikan dengan perayaan Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2025.

Kegiatan yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar ini akan dipusatkan di Kawasan Pecinan, Jl Sulawesi.

Dalam Podcast Bincang Komunitas Tribun Timur edisi Jumat (17/1/2025) hadir Ketua Panitia Jappa Jokka Cap Go Meh/Ketua Permabudhi Makassar Suzanna, Sombere Entertainment Event Organizer Chaidir Ramdhan, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Muhammad Roem.

Mereka memaparkan seperti apa kemeriahan Cap Go Meh 2025

Dipandu Host Fiorena Jieretno, berikut petikan wawancaranya:

Perbedaan perayaan tahun sebelumnya?

Suzanna: Perayaan tahun 2025 ini berbeda karena biasanya acara hanya berlangsung satu hari penuh, sementara tahun ini diadakan selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu, pada tanggal 8 dan 9 Februari. Hal ini bertujuan mengurai keramaian, terutama di malam hari agar pengunjung tidak terlalu berdesakan.

Acara baru yang dihadirkan?

Suzanna: Tahun ini, ada beberapa acara baru, di antaranya Hasamitra Heritage Run yang diadakan pada Minggu pagi, pertama kali diselenggarakan.
Kompetisi barongsai se-Sulsel bekerja sama dengan FOBI Sulsel, dengan peserta dari luar Makassar. Barisan karnaval yang lebih meriah, termasuk partisipasi Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dispora.

Bagaimana dengan barongsai?

Suzanna: Tahun ini akan ada 20 barongsai yang tampil sekaligus, berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya hanya dua atau empat. Selain itu, juga akan ada penampilan barongsai naga yang semakin memeriahkan acara.

Acara penutup?

Suzanna: Acara diakhiri pada hari Minggu dengan penampilan Ridwan Sau, seorang artis lokal. Ini menunjukkan perpaduan antara tradisi Imlek dan budaya lokal Kota Makassar.

Siapa saja pihak terlibat?

Suzanna: Selain Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan, teman-teman dari kelenteng dan sponsor principal juga ikut meramaikan barisan karnaval, yang menghadirkan sekitar 15 kelompok. Hal ini menambah semarak dan keunikan perayaan tahun ini.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved