Kasus HIV di Bone
11 Orang Meninggal di Bone Sulsel Akibat HIV/AIDS
Dibandingkan dengan tahun 2023, di tahun 2024 kasus kematian akibat HIV/AIDS di Bone alami penurunan.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNBONE.COM, BONE - Sebanyak 11 warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dilaporkan meninggal akibat terkena HIV/AIDS.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bone, Komarudin di Kantor Dinkes Bone, Selasa (3/12/2024).
Dibandingkan dengan tahun 2023, di tahun 2024 kasus kematian akibat HIV/AIDS di Bone alami penurunan.
"Kalau untuk tahun sebelumnya itu (2023) tercatat 16 orang yang meninggal dunia, jadi alami penurunan," jelasnya.
Sebelumnya, Penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV)-Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten Bone dilaporkan terus terjadi di tahun 2024.
Terbaru Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bone melaporkan 69 orang yang terjangkit HIV-AIDS.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan Penyakit, Diskes Bone, Kamaruddin saat dikonfirmasi tribun-timur.com, Kamis (14/11/2024) mengatakan 69 orang ini baru saja ditemukan di sepanjang 2024 ini melalui screening di sejumlah faskes.
Baca juga: BREAKING NEWS : Pilu, 1 Balita di Pinrang Sulsel Terinfeksi HIV/AIDS
"Kami telah menemukan total 69 kasus baru HIV di 2024 ini,"ujarnya.
Pihaknya telah mengambil langkah pengobatan terhadap para pasien di sejumlah Faskes di Kabupaten Bone.
"Sudah ada yang dirawat di RSUD Tenriawaru dan sejumlah puskesmas totalnya 49 orang,"jelasnya.
Di 2024 populasi kunci tercatat ditemukan pada kasus lelaki sesama lelaki (LSL) alias gay disusul populasi umum.
Untuk diketahui, HIV adalah virus mematikan dari dua spesies lentivirus penyebab AIDS.
Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi.
Jika virus ini terus menyerang tubuh, sistem pertahanan tubuh kita akan semakin lemah.
Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya.
Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan penurunan sistem imun.
Penyaluran virus HIV bisa melalui penyaluran Semen (reproduksi), Darah, cairan vagina, dan ASI. HIV bekerja dengan membunuh sel-sel penting yang dibutuhkan oleh manusia, salah satunya adalah Sel T pembantu, Makrofaga, Sel dendritik.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.