Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Demo Rekap Suara di Jeneponto

Tembakan Peringatan Polisi Warnai Kerusuhan Massa di Kantor Kecamatan Kelara Jeneponto

Massa aksi masih bertahan di Kantor Kecamatan Kelara, Jeneponto, Sulsel, setelah tembakan peringatan dilepaskan polisi. Rekapitulasi suara Pilkada.

Muh Agung Putra Pratama/Tribun Timur
Suasana keributan di Kantor Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (1/12/2024). Massa aksi menuntut kejelasan rekapitulasi suara Pilkada 2024. Polisi terpaksa lepaskan tembakan peringatan. 

Begitu dikepung, Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setyawan, langsung berteriak, "Woi, woi, apa itu!"

Terlihat, wajah Ketua KPU pucat saat memasuki pekarangan kantor kecamatan.

Beruntung, Ketua KPU langsung diamankan oleh personel keamanan.

Ketua KPU Jeneponto, Asming Syarif saat tiba di Kantor Camat Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Minggu (1/12/2024). Asming Syarif, dikepung massa saat tiba di kantor Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Minggu (1/12/2024)
Ketua KPU Jeneponto, Asming Syarif saat tiba di Kantor Camat Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Minggu (1/12/2024). Asming Syarif, dikepung massa saat tiba di kantor Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Minggu (1/12/2024) (TRIBUN TIMUR/Muh Agung Putra Pratama)

Brimob bersenjata lengkap dan personel Polres Jeneponto segera menjaga ketegangan massa.

Hingga saat ini, massa yang merasa dirugikan masih bertahan di lokasi.

Rekapitulasi suara kini menjadi polemik di tingkat Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (1/12/2024).

Massa di kantor kecamatan bersitegang dengan personel gabungan TNI-Polri.

Mereka berusaha merangsek masuk ke lokasi rekapitulasi suara.

Namun, petugas berhasil menahan dan melerai.

Baca juga: KPU Jeneponto Bantah Ada Kecurangan di TPS 02 Kelara

Teriakan massa terus terdengar, sebagian meminta agar rekapitulasi suara dihentikan sementara.

"Kami meminta hadirkan Ketua KPU," teriak salah seorang simpatisan yang berusaha masuk.

Hingga pukul 16.56 Wita sore ini, massa aksi bertahan di depan kantor kecamatan.

Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setyaawan, terlihat datang.

Massa aksi ini terkait oknum anggota KPPS di TPS 02, Kelurahan Tolo’ Kota, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang diduga melakukan pelanggaran Pilkada 2024.

Sebelumnya diberitakan, anggota KPPS bernama Ilham mengaku telah menandatangani 118 daftar hadir wajib pilih yang tidak datang pada hari pemungutan suara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved