Wawancara Eksklusif Tribun Timur
Donald Trump Menang Pilpres AS: Siap-siap, Perang Dagang Jilid 2
Podcast Ngobrol Virtual Tribun Timur Rabu (6/11/24), Dosen HI Universitas Hasanuddin Makassar, Ishaq Rahman mengulas efek kemenangan Donald Trump.
Penulis: Hasriyani Latif | Editor: Alfian
Konflik yang sudah berlangsung?
Dalam konflik Timur Tengah, Trump kemungkinan akan tetap mendukung Israel secara terbuka, tanpa terlalu mengandalkan diplomasi melalui organisasi internasional seperti PBB.
Terkait Rusia, walaupun hubungan kedua negara bersifat konfliktual, Trump cenderung memberikan respek pribadi terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, terutama atas sikap nasionalisme dan cinta tanah airnya.
Dukungan terhadap Israel pengaruhi Pilpres?
Dukungan terhadap Israel sangat signifikan di AS, terutama mengingat pengaruh lobi Yahudi di AS.
Walaupun ada dukungan untuk hak-hak Palestina di panggung publik, lobi Yahudi dan para elite di belakang layar cenderung mendukung Israel secara konsisten.
Dampak ekonomi global?
Kebijakan Trump yang cenderung unilateral dan proteksionis dapat memicu ketidakpastian ekonomi global.
Jika terjadi konflik atau perebutan pengaruh antara negara besar, ini dapat mengganggu ekonomi global, termasuk ekonomi negara-negara berkembang seperti Indonesia.
Kemungkinan hubungan Indonesia-AS?
Memiliki beberapa potensi, baik dari sisi sistemik maupun personal. Secara historis, Indonesia dan AS telah menjadi mitra strategis, terutama di bidang ekonomi dan pertahanan.
Di sisi personal, baik Prabowo maupun Trump adalah sosok nasionalis yang sangat mencintai negaranya masing-masing, sehingga hubungan yang bersifat personal antara keduanya bisa memberikan warna khusus pada hubungan bilateral ini.
Pengaruh hubungan diplomatik Indonesia?
Secara sistemik, Indonesia dan AS telah lama menjalin hubungan yang baik, terutama di level pemerintah. Indonesia tidak pernah berada dalam posisi yang konfrontatif secara terang-terangan dengan AS.
Hubungan ini terlihat dalam kerja sama ekonomi dan pertahanan.
Banyak personel militer Indonesia yang mendapatkan pelatihan di Amerika, dan kita juga sering mengadakan latihan militer bersama serta berbagi informasi intelijen dan teknologi persenjataan. Hubungan ini juga semakin erat setelah peristiwa terorisme, seperti bom Bali.
Kedekatan Indonesia dengan Tiongkok?
Memang, selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, Indonesia tampak lebih dekat dengan Tiongkok, terutama karena kerjasama ekonomi dan investasi.
Sementara itu, Amerika Serikat memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Tiongkok, sehingga sedikit banyak mempengaruhi kedekatan Indonesia dengan Amerika.
Namun, pengaruhnya tidak terlalu signifikan, karena hubungan Indonesia-Amerika di tingkat negara tetap terjaga baik.
Daya tarik sisi personal Prabowo dan Trump?
Adanya kemiripan karakter antara Prabowo dan Trump, yaitu keduanya adalah sosok nasionalis yang memiliki kecintaan kuat terhadap negara masing-masing.
Hal ini bisa menjadi dasar yang baik untuk membangun hubungan bilateral yang lebih erat dan bersahabat. Ditambah lagi, Trump pernah mencabut larangan masuk Prabowo ke AS pada 2020, yang menandai hubungan yang lebih baik.
Trump akan mengunjungi Indonesia?
Ada kemungkinan jika terjalin hubungan yang lebih dekat antara kedua negara. Ini bisa menjadi momen penting dalam hubungan Indonesia-Amerika, karena hanya enam presiden Amerika yang pernah berkunjung ke Indonesia dalam sejarah.
Jika terjadi, kunjungan tersebut akan mempererat kerjasama dan membuka jalan bagi dialog yang lebih dalam.
Dukungan AS terhadap Israel?
Memang sudah lama dan ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan hubungan yang baik antara Indonesia dan AS, Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk berkomunikasi lebih efektif dengan Amerika terkait isu Palestina.
Keterlibatan diplomatik dengan Amerika bisa menjadi jalan bagi Indonesia untuk memperjuangkan dukungannya terhadap Palestina, mengingat Amerika adalah negara yang paling didengar oleh Israel.
Perang dagang pengaruhi Indonesia?
Jika perang dagang antara Amerika dan Tiongkok berlanjut, maka posisi Indonesia akan semakin strategis bagi AS.
Amerika mungkin akan lebih membutuhkan Indonesia, baik sebagai mitra ekonomi maupun sebagai sekutu di kawasan Asia Tenggara. Ini dapat menjadi peluang yang baik bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan dan memperjuangkan kepentingan nasionalnya.
Hubungan Trump dengan pemimpin negara besar?
Trump dikenal memiliki pendekatan yang sangat pragmatis dan idiosinkratik atau bergantung pada hubungan pribadi dalam diplomasi.
Selama masa kepresidenannya sebelumnya, Trump menunjukkan karakter ini dengan sejumlah pemimpin negara lain.
Misalnya, dia memuji Vladimir Putin sebagai pemimpin yang kuat dan berkharisma, serta mendekati Kim Jong-un dari Korea Utara melalui diplomasi langsung untuk membahas pembatasan senjata nuklir.
Namun, dengan Tiongkok, hubungan Trump menjadi tegang karena perang dagang dan pandemi Covid-19, di mana Trump secara terbuka menyalahkan Tiongkok sebagai penyebab pandemi global.
Dengan Angela Merkel dan Justin Trudeau?
Trump memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan beberapa pemimpin Eropa.
Misalnya, hubungannya dengan Angela Merkel, Kanselir Jerman saat itu, sering kali bersifat konfrontatif meskipun Jerman merupakan sekutu tradisional AS di NATO.
Dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, Trump juga sering menunjukkan ketidaksenangan, yang bahkan mendorongnya untuk menarik diri dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).
Trump tampaknya lebih mempertimbangkan pandangan pribadinya terhadap setiap pemimpin daripada faktor hubungan antar-negara atau kedekatan tradisional.
Pendekatan Trump berdiplomasi dengan 'musuh'?
Kemungkinan besar, jika kembali menjabat, Trump akan melanjutkan diplomasi langsung dengan Kim Jong-un.
Trump memiliki gaya diplomasi yang unik, di mana ia lebih memilih bertemu langsung, bahkan dengan pemimpin yang dianggap 'musuh'.
Pendekatan ini jarang dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya, yang biasanya menjalankan diplomasi di tingkat yang lebih rendah sebelum ada pertemuan puncak.
Namun, Trump melihat nilai dalam komunikasi langsung dan berani mengambil langkah ini demi mencapai stabilitas dan keamanan, khususnya terkait isu nuklir Korea Utara.
Masih ada komunikasi antara mereka?
Bahkan setelah pertemuan langsung mereka, hubungan komunikasi antara Trump dan Kim Jong-un berlanjut.
Dilaporkan bahwa mereka saling berkirim surat secara berkala, menunjukkan bahwa Trump memiliki pendekatan yang sangat personal dalam menjalin komunikasi dengan Kim, yang tidak umum dalam politik internasional di masa kini. Ini menunjukkan bahwa Trump mungkin mempertahankan pendekatan serupa jika dia kembali berkuasa.
Pendekatan diplomasi Trump?
Trump cenderung mengandalkan hubungan personal dan langsung dengan pemimpin negara lain, terlepas dari hubungan tradisional antar negara.
Gaya ini berbeda dengan pendekatan diplomasi Amerika yang biasanya melewati proses birokrasi dan persiapan panjang sebelum pertemuan puncak.
Bagi Trump, hubungan antar-pribadi lebih menentukan arah kebijakan dan dia melihat nilai dalam pendekatan langsung yang memungkinkan dialog lebih terbuka.
Bagaimana sebaiknya Indonesia memandang Trump?
Sangat penting bagi masyarakat untuk melihat Trump dengan perspektif bijak dan menghindari pandangan yang terlalu konflikual. Tentu kita tahu bahwa AS secara tradisional mendukung Israel, namun cara terbaik dalam menghadapi masalah internasional adalah dengan diplomasi.
Mekanisme ini adalah cara beradab untuk menyelesaikan perbedaan antar-negara.
Di era kepemimpinan Prabowo di Indonesia, dan jika Trump kembali menjabat sebagai presiden AS, mungkin ada peluang bagi kedua pemimpin untuk berkontribusi secara positif dalam berbagai isu global, termasuk di Timur Tengah dan konflik Israel-Palestina.(*)
| Normalisasi Israel Picu Penolakan Publik di Kawasan |
|
|---|
| Iran di Persimpangan: Politik, Agama dan Suksesi Ali Khamenei |
|
|---|
| Cerdas Kendalikan Hama: Ingat, Tikus Itu Cerdas dan Adaptif |
|
|---|
| Pesan Waisak 2025: Kendalikan Tiga Akar Kejahatan |
|
|---|
| Cerita Herdianto Marzuki Ketua DPRD Morowali, Alumnus UMI Pilih Ngekos 2 Periode |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Donald-Trump-menyampaikan-pidato-dari-Mar-a-Lago.jpg)