Pilkada
624 Personel Polri Amankan di Pilwali Makassar, 4 Kecamatan Masuk Zona Rawan
Empat kecamatan rawan pada Pilwali Kota Makassar; Tamalate, Biringkanaya, Tallo dan Makassar
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Empat kecamatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditetapkan sebagai zona rawan pelaksanaan Pilkada 2024.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, mengemukakan ini saat ditemui wartawan di kantornya pada Senin (14/10/2024).
"Kecamatan Biringkanaya, Tamalate, Tallo, dan satu lagi di wilayah sekitar Makassar termasuk dalam zona rawan," ungkap Kombes Ngajib.
Ngajib menjelaskan, salah satu indikator kerawanan di keempat kecamatan tersebut adalah tingginya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Selain itu, daerah-daerah tersebut kerap terjadi tawuran, sehingga membutuhkan antisipasi khusus.
"Selain karena DPT yang besar, kejadian seperti tawuran juga menjadi salah satu indikator kerawanan yang harus kita waspadai," tambahnya.
Untuk menjaga kondusifitas selama tahapan Pilkada, khususnya Pilwali Makassar, Polrestabes menyiapkan 642 personel polisi yang disebar ke berbagai titik pengamanan.
"Kita siapkan 642 personel untuk mengamankan jalannya tahapan kampanye, pengawalan pasangan calon, hingga pengamanan logistik dan pendistribusiannya," jelas Ngajib.
Rincian penetapan DPT Kota Makassar untuk Pemilu 2024:
- Kecamatan: 15
- Kelurahan/Desa: 153
- TPS: 4.004
- Pemilih Laki-laki: 501.371
- Pemilih Perempuan: 535.594
- Pemilih Laki-laki dan Perempuan: 1.036.965
- Pemilih Baru: 1.202
- Tidak Memenuhi Syarat: 4.818
- Perbaikan Data: 103
- Pemilih Potensial Non KTP-el: 18.254
Personel kepolisian ini sudah dibagi sesuai tugas masing-masing.
Beberapa di antaranya akan ditempatkan di gudang logistik Pilkada yang berada di Gedung Olahraga (GOR) Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala.
Setiap shift akan diisi oleh 14 personel yang bekerja dalam tiga shift per hari.
Selain wilayah daratan, pengamanan juga dilakukan di wilayah kepulauan yang menjadi bagian dari Kota Makassar.
Salah satu pulau yang masuk dalam wilayah hukum Polrestabes Makassar adalah Pulau Lae-lae.
Ngajib memastikan personel dan armada kapal telah disiapkan untuk menjamin kelancaran distribusi logistik Pilkada ke pulau tersebut.
| GAM Macetkan Jl AP Pettarani Makassar, Demo Tolak Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| Dulu Ditolak Keras SBY! Kini Demokrat Sulsel Dukung Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| Tolak Pilkada Lewat DPRD, Presma UIN Alauddin : Jangan Khianati Kedaulatan Rakyat |
|
|---|
| Akademisi Unibos Makassar Nawir Rahman Petakan Plus Minus Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
| PMII Sulsel Nilai Wacana Pilkada Lewat DPR sebagai Kemunduran Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Makassar-Kombes-Pol-Mokhamad-Ngajib-Rabu-3112024.jpg)