Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekda Sulsel Yakin Tak Ada Pemadaman: Jangan Khawatir, Listrik Oversupply

Meski musim kemarau diprediksi berlangsung hingga Oktober-November, hal ini tidak mengganggu pasokan listrik.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman. Jufri yakin tak ada pemadaman listrik meski supply air minim. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di musim kemarau, suplai air minim.

Kondisi ini bisa berdampak ke banyak hal, termasuk pasokan listrik.

Sebab debit air pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menurun.

Di tahun 2023, kondisi minimnya air berdampak pada pemadaman bergilir.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) yakin hal tersebut agar tak terulang di 2024.

Baca juga: Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba Kemarau Panjang hingga November

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman menilai Sulsel kini memiliki cadangan listrik cukup.

Sehingga meski musim kemarau diprediksi berlangsung hingga Oktober-November, hal ini disebutnya tidak mengganggu pasokan listrik.

"Listrik oversupply di Sulsel. Banyak cadangan listrik kita," kata Jufri Rahman di Kantor Gubernur, Jl Urip Sumoharjo, Sulsel, Senin (23/9/2024).

"PLTA memang riskan di musim kemarau, tapi jumlah cadangan listrik lebih yang terpasang. PLN pasti sudah pikir langkah mitigasi," lanjutnya.

Jufri mengaku masyarakat tak perlu khawatir.

Langkah mitigasi terus disiapkan menghadapi kondisi musim kemarau.

Sulsel Kering Sampai Oktober-November

Warga Sulawesi Selatan (Sulsel) harus bersabar.

Musim kemarau masih menyelimuti Sulsel hingga Oktober - November mendatang.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi wilayah pesisir barat dan selatan akan merasakan musim kemarau lebih panjang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved