Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Politik Dinasti di Pilkada Sulsel

Sama-sama Istri Maju di Pilkada, Danny Pomanto: Saya Antidinasti

Danny mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulsel, sedangkan Indira mencalonkan diri sebagai Wali Kota Makassar untuk menggantikan suaminya yang

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Edi Sumardi
DOK PRIBADI INDIRA JUSUF ISMAIL
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto dan istrinya, Indira Jusuf Ismail. Danny kini jadi bakal calon Gubernur Sulsel, sedangkan Indira bakal calon Wali Kota Makassar. 

Laporan tim jurnalis Tribun-Timur.com

Baca berita sebelumnya:

Arisan dan Warisan Kekuasaan Klan Lewat Pilkada di Sulsel

Putra Mahkota Berebut Takhta, Anak-anak Bupati Berlomba Jadi Bupati

Dari Ketua Tim Penggerak PKK Naik Kelas Jadi Calon Kepala Daerah

Suami Gantikan Istri, Pilkada Luwu Utara Beda dari yang Lain

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Hal menarik lainnya dalam politik kekerabatan di Pilkada Sulsel selain istri mau gantikan suami, suami mau gantikan istri, adalah pasangan suami-istri sama-sama bertarung.

Itulah terjadi pada Danny Pomanto dan Indira Jusuf Ismail.

Danny mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulsel, sedangkan Indira mencalonkan diri sebagai Wali Kota Makassar untuk menggantikan suaminya yang sudah menjabat 2 periode.

Danny yang berpasangan dengan Azhar Arsyad di Pilgub diusung PDIP, PKB, PPP, Partai Buruh, Partai Ummat.

PDIP, PKB, dan PPP juga mengusung Indira Jusuf di Pilwali Makassar.

Danny pun dituding berpolitik dinasti, namun dia membantahnya.

“Orang banyak tanya sama saya, 'kenapa ibu (Indira) maju?'. Saya bilang pertanyaanku juga itu waktu orang usul ibu. Kenapa suruh maju ibu, untuk apa? Buktikan mi satu (nepotisme). Kalau ada satu, saya kasih berhenti ibu Indira maju,” ujar Danny, Senin, 8 Juli 2024.

Lebih lanjut, kata Danny, selama 2 periode menjabat wali kota (2014-2019 dan 2019-2024), tak ada bukti melakukan KKN (kolusi, korupsi, nepotisme).

“Saya bisa buktikan selama 10 tahun, kalau nepotisme tidak harus menunggu Indira jadi wali kota baru saya nepotisme. Saya kan wali kota,” katanya menegaskan.

"Selama 10 tahun (jabat wali kota) bisa dibuktikan ada atau tidak keluarga saya yang jadi pejabat? Tidak ada. Ada keluarga saya yang main proyek?," kata Danny, mantan Direktur Utama PT Dann Bintang Gelarrancana, perusahaan jasa konsultan dan arsitek.

Baca juga: Cukup Sudah Dinasti Politik di Tanah Para Daeng

Sebelum membantah berpolitik dinasti, Danny mengakui dirinya anti dan alergi politik dinasti.

"Saya ini kan punya ideologi, saya itu agak antidinasti. Makanya saya tidak mau terlibat dalam prosedur dinasti," kata dia, Senin, 22 April 2024.

Danny punya pengalaman berhadapan dengan dinasti politik Yasin Limpo pada Pilwali Makassar 2013 dan 2020.

Saat itu dia bertarung dengan calon wali kota Irman Yasin Limpo dalam 2 kali kontestasi.

Sebelum Indira mencalonkan diri sebagai wali kota, menantunya Udin Saputra Malik juga sempat disebut-sebut mau mencalonkan diri sebagai wali kota.

Namun, pada Pemilu 2024, Udin memilih menjadi caleg dan akhirnya terpilih sebagai anggota DPRD Makassar dari PDIP.

Danny nyaris gagal maju bertarung di Pilgub Sulsel karena pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati rivalnya lebih dulu “memborong” partai politik dan ada skenario melawan kotak kosong.

Beruntung ada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang mengubah ambang batas pencalonan kepala dan wakil kepala daerah sehingga membuka jalan bagi Danny dan Azhar untuk head to head dengan Sudirman dan Fatmawati.

Ambang batas suara bagi partai politik mengusung calon gubernur di Sulsel turun dari 20 persen menjadi 7,5 persen.

Baca juga: KPU Gorontalo Tak Loloskan Danny Pomanto

Danny punya pengalaman gagal maju di Pilgub pada tahun 2011 atau 13 tahun lalu di Gorontalo.

Saat itu dia berpasangan dengan bakal calon gubernur, Sofyan Puhi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan jumlah suara partai politik pengusung 15 persen.(bersambung)

Baca berita selanjutnya:  Dinasti A Hamid di Pangkep: Ponakan Gantikan Om Jadi Bupati dan Bahkan Lawan Tante

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved