Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Demokrasi Kejutan dan Kejutan Demokrasi

Demokrasi kejutan akan terjadi apabila kebenaran sangat sulit ditegakkan.

Editor: Sudirman
Ist
A. Rahman, Ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Sulawesi Selatan periode 2007-2009 

Oleh A. Rahman

Ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Sulawesi Selatan periode 2007-2009

Demokrasi menjadi sangat sakral apabila pemimpin dan rakyat bahu membahu menegakkan kebenaran tanpa ada skenario, apalagi drama saling membodohi antara elemen bangsa.

Demokrasi kejutan akan terjadi apabila kebenaran sangat sulit ditegakkan.

Dalam kesulitan itu ada kekuatan yang eksis dan berani menanggung resiko untuk menegakkan kebenaran yang diamini oleh rakyat melalui pengerahan kekuatan dan semangat bersama dalam suatu gerakan.

Selanjutnya kejutan demokrasi akan terjadi apabila ada kejadian luar biasa yang muncul dari kebuntuan aspirasi rakyat muncullah kekuatan dari salah satu elemen demokrasi yang mendobrak kebuntuan tersebut.

 Jadi yang selama ini menjanjikan kejutan sebaiknya melengkapi diri dengan kearifan demokrasi dan kejelian menempatkan diri dalam arus kekuatan yang menopang demokrasi.

Tidak pantas perilaku yang mengarah pada pengingkaran terhadap nilai nilai luhur demokrasi dijadikan sebagai konsumsi publik apalagi disaat masyarakat sangat membutuhkan stabilitas.

Sangat disayangkan apabila muncul pernyataan yang menyinggung sara dan kemudian hari akan menimbulkan kegaduhan dan disintegrasi bangsa meski ada muatan politik didalamnya atau sekedar candaan.

Provokasi dengan menggunakan isu SARA harus dihentikan dan pelakunya harus meminta maaf secara legowo pun pihak pihak yang mencoba untuk mengembangkan provokasi tersebut sebaiknya menahan diri.

Bangsa yang majemuk harus berjiwa universal, lebih baik mengorbankan kepentingan pribadi daripada harus menebar amarah dimana mana.

Benturan antara aspirasi elit politik dan rakyat bisa saja terjadi dalam dinamika demokrasi dan siklus kepemimpinan.

Hal ini diakibatkan apabila kepercayaan yang diberikan rakyat kepada wakilnya digunakan sebagai alat kekuasaan atau sebaliknya rakyat memaksakan sesuatu yang bertentangan dengan prinsip prinsip dasar demokrasi, kesemuanya bisa terjadi.

Makanya kekuasaan yang bertindak semena mena akan menumpuk luka dihati rakyat yang pada saatnya akan menghasilkan kejutan.

Gerakan Reformasi adalah salah satu bentuk gerakan mahasiswa yang menarik mandat yang telah diberikan akibat kekecewaan yang bertahun-tahun. Dan hasilnya adalah sebuah kejutan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved