Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Merayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Merdeka Belajar

Lebih bersyukur lagi karena SDIT Ar-Rahmah lolos sebagai sekolah penggerak Angkatan I di Makassar. Apa hubungannya?

Editor: Sudirman
Ist
Jusria Kadir, Kepala Sekolah  SDIT Ar-Rahmah 

Oleh: Jusria Kadir

Kepala Sekolah  SDIT Ar-Rahmah

TRIBUN-TIMUR.COM - Awal mengajar di sekolah dasar, kurikulum yang dipakai adalah kurikulum 2013.

Nah, sebagai seorang pendidik yang telah bertahun-tahun mengabdi di dunia pendidikan, saya merasa sangat beruntung dapat menjadi bagian dari transformasi pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka.

Lebih bersyukur lagi karena SDIT Ar-Rahmah lolos sebagai sekolah penggerak Angkatan I di Makassar. Apa hubungannya?

Sekolah penggerak adalah sekolah yang lebih duluan mengimplementasikan kurikulum Merdeka.

Pada tahun pelajaran 2021-2022 siswa kelas I dan IV yang mulai belajar dengan kuriulum ini. Lalu pada tahun Pelajaran 2022-2023 ditambahkan juga pada siswa kelas II dan V.

Kemudian sekarang semua siswa termasuk siswa kelas III dan VI juga sudah belajar menggunakan kurikulum ini. 

Awalnya ketika terjadi perubahan kurikulum, sebagian besar guru merasa sedikit ragu dan khawatir.

Kurikulum yang begitu berbeda dengan apa yang selama ini dikenal.  Hal ini tentu saja menimbulkan sejumlah pertanyaan dan tantangan. Banyak istilah yang benar-benar baru dalam dunia Pendidikan.

 Siswa sekolah dasar dibagi beberapa fase. Fase A untuk siswa kelas I dan II, Fase B untuk siswa kelas III dan IV, dan Fase C untuk siswa kelas V dan VI.

Ada istilah capaian belajar, tujuan belajar, alur tujuan belajar. Ada juga istilah pembelajaran berdiferensiasi, asesmen awal, formatif dan sumatif (kalau ini pernah dipakai) dan proyek penguatan profil pelajar Pancasila.

Pusing kan? Pastilah guru harus belajar ekstra menghadapi perubahan ini.

Sementara cara belajar semenjak pasca covid juga terjadi perubahan. Pemerintah tidak lagi menyiapkan bimtek seperti waktu kurikulum K-13. Jadi bagaimana cara belajarnya?

Pemerintah menyiapkan banyak webinar bahkan berseri. Lalu ada juga platfom atau aplikasi yang disebut Platform Merdeka belajar (PMM) yang bisa diinstal di HP atau di buka di laptop.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Yokohama

 

Ayo, ke Timur

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved