Nasib 3 ASN Makassar di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat Gegara Ini
Ketiga ASN terancam dipecat adalah Hendrikus staf Bagian Kerjasama, M Idris staf Kecamatan Makassar, dan Syamsuddin kepala seksi di Dinas Pendidikan.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Informasi yang dihimpun BKPSDMD, yang bersangkutan menderita sakit jantung.
"Info dari camatnya yang bersangkutan sudah ada tiga cincin yang masuk di tubuhnya dan memang sudah lama mengajukan pensiun dini," ungkapnya.
"Yang bersangkutan sudah lama tidak aktif dan tidak masuk kantor, tim kami sampaikan segera diminta ke camat Makassar untuk menemui dan periksa ke dokter. Kalau memang tidak masuk kerja karena sakit maka boleh mengajukan pensiun karena sakit," sambungnya.
Sementara Syamsuddin, kepala seksi di Dinas Pendidikan yang dijatuhi hukuman disiplin karena menyalahi etika sebagai ASN.
Atas kesalahannya, Syamsuddin dijatuhi hukuman sedang.
Mantan kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar ini mengakui, ini bukan kali pertamanya Pemkot Makassar memproses ASN yang melakukan pelanggaran.
Tahun ini sudah ada beberapa aparatur yang diproses, sanksi hukuman disiplin yang diberikan juga beragam, mulai dari hukuman disiplin ringan, sedang hingga berat.
Salah satunya ASN yang mengajukan pensiun dini karena ingin maju pemilihan legislatif.
Usai ditelusuri ternyata yang bersangkutan sudah bergabung dengan partai politik sebelum mengajukan pensiun dini.
"Ternyata sudah punya KTA partai PPP sebelum mengajukan pensiun dini, sehingga yang bersangkutan tidak pensiun dini tapi diberhentikan secara tidak hormat sebagai aparatur," ujarnya.
Akhmad Namsum mengimbau agar ASN bekerja secara profesional, menjunjung tinggi sportifitas, tidak menciderai muruah sebagai ASN.
Juga menjunjung tinggi layanan ke masyarakat, dan bekerjasa secara ikhlas dan profesional dengan menegakkan loyalitas.(*)
| Pasukan Ramang Penentu Juara Super League! |
|
|---|
| Pamflet Seruan Aksi Dukung JK Beredar, Polrestabes Makassar Pastikan Tak Ada Unjuk Rasa |
|
|---|
| FKUB Makassar Nilai Kebijakan Munafri Arifuddin sebagai Contoh Efisiensi Daerah |
|
|---|
| Prof Sukri Siap Lanjutkan Kepemimpinan, Fokus Perkuat Sistem dan SDM FISIP Unhas |
|
|---|
| TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-BKPSDMD-Kota-Makassar-Akhmad-Namsum-vde.jpg)