Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PAD Luwu Baru Rp27,8 Miliar dari Target Rp159 miliar, Pj Bupati Minta Aparat Kerja Keras

Namun, hingga memasuki bulan Juli, PAD Luwu baru mencapai Rp27,8 miliar atau sekitar 17,43 persen dari target.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
High Level Meeting Tim Percepatan Dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dilaksanakan Bapenda di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Selasa (2/7/2024).  

"Belum lagi kerja sama kita dengan berbagai outlet ritel seperti Indomaret dan juga melalui layanan mobile banking, pemerintah telah memperluas opsi pembayaran untuk masyarakat," katanya.

“Dengan memanfaatkan teknologi Qris, baik statis maupun dinamis, oto Qris yang melakukan pelayanan jemput bola ke kecamatan dan nantinya akan diperluas sampai kepelosok-pelosok. Semua ini kita lakukan untuk membuka pintu bagi inovasi pembayaran yang tidak hanya memudahkan masyarakat tetapi juga mendukung gerakan nasional menuju masyarakat non-tunai," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Luwu, Sofyan Thamrin menerangkan, gambaran PAD Kabupaten Luwu tahun 2024.

Pihaknya menargetkan PAD Pemda Luwu sebesar Rp159 miliar.

Sedangkan yang baru terealisasi hingga 30 Juni 2024 sebesar Rp27,8 miliar lebih atau sekitar 17,43 persen.

“Target di tahun 2024 ini kita rinci berdasarkan OPD pengelola pajak dan retribusi. Sementara laporan penerimaan PBB-P2 tahun 2023 dimana target kita Rp10 miliar lebih telah terealisasi 88,6 persen sehingga masih ada sisa tunggakan sebesar Rp1,2 miliar lebih," aku Sofyan.

 

Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved