Pilkada 2024
Makassar dan 6 Daerah Belum Terima Rekomendasi Nasdem di Pilkada Sulsel
DPP Partai NasDem hingga belum menurunkan surat rekomendasi kepada kandidat maju Pilkada 2024 di tujuh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel)
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - DPP Partai NasDem hingga belum menurunkan surat rekomendasi kepada kandidat maju Pilkada 2024 di tujuh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ketujuh daerah tersebut adalah Kota Makassar, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Bone, Soppeng, Gowa, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW Nasdem Sulsel, Andi Tobo Haeruddin lantas buka suara alasan DPP belum menurunkan surat rekomendasi.
Tobo Haeruddin menjelaskan, tujuh daerah ini masih dalam proses pendalaman dan penggodokan.
Hal ini dilakukan sebelum keputusan final dapat diambil DPP Nasdem di bawah komando Surya Paloh.
Tobo Haeruddin mencontohkan, di Pilwali Makassar dinamikanya sangat berbeda ketimbang wilayah lainnya.
"Publik memang menunggu-nunggu calon kami di Makassar, sebab Makassar ini adalah ibu kota provinsi," kata Tobo Haeruddin kepada Tribun-Timur.com, Rabu (5/6/2024).
Baca juga: KPU: Anggaran Pilkada 2024 di Maros Rp42 Miliar
"Kalau Makassar terlalu cepat kami umumkan, berarti dinamikanya kurang gencar," tambahnya.
Sejauh ini, Nasdem menyiapkan empat kader untuk diusung di Pilwali Makassar.
Di antaranya, Ketua DPD Nasdem Makassar Andi Rachmatika Dewi alias Cicu.
Lalu Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, eks Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, dan Rusdin Abdullah (Rudal).
Menurut Tobo Haeruddin, empat jagoan Nasdem itu punya peluang yang sama untuk diusung oleh DPP Nasdem.
Di sisi lain, DPP Nasdem juga akan umumkan bersamaan dengan pasangan calon wali kota dan wakilnya.
"Jadi nanti langsung diumumkan antara calon wali kota dan wakilnya," tambahnya.
Andi Tobo juga menegaskan, Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse (RMS), sebenarnya sudah mengantongi nama-nama yang akan diusung dalam Pilwali Makassar.
| Pasangan Mari-Yo Unggul Sementara di PSU Pilgub Papua 2025 Berdasarkan Exit Poll |
|
|---|
| Cetak Sejarah Suara Terkecil, Putri Dakka-Haidir Basir Anjlok di PSU Palopo Sentuh 0,3 Persen |
|
|---|
| Bawaslu Palopo Imbau Penertiban APK Jelang Masa Tenang PSU Pilkada |
|
|---|
| Sosok Santi Parida Dewi, Dibayar Rp64 Juta Supaya Memilih di Pilkada Barito Utara |
|
|---|
| Ayah-Anak Gagal Pilkada 2024, Nadalsyah Kalah Pilgub Kalteng, MK Gugurkan Akhmad Gunadi karena Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Momen-Para-Bacalon-Kepala-Daerah-usungan-nasdem0.jpg)