Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada 2024

Makassar dan 6 Daerah Belum Terima Rekomendasi Nasdem di Pilkada Sulsel

DPP Partai NasDem hingga belum menurunkan surat rekomendasi kepada kandidat maju Pilkada 2024 di tujuh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel)

|
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
ERLAN/TRIBUN TIMUR
Momen Para Bacalon Kepala Daerah di Sulsel terima surat rekomendasi oleh Dewan DPP Partai NasDem, Sabtu (1/6/2024) lalu. 

Di samping itu, sejumlah balon gubernur lainnya, seperti mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru telah mendapat rekomendasi dari DPP Nasdem.

Ketua OKK DPW Nasdem Sulsel, Andi Tobo Haeruddin pun mengakui soal DPP belum turunkan rekomendasi untuk Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi.

Andi Tobo menjelaskan, pasangan Andi Sudirman dan Fatmawati Rusdi sejatinya telah disepakati melalui pleno DPW Nasdem Sulsel.

Bahkan rapat pleno penetapan itu dipimpin Rusdi Masse Mappasessu (RMS) di kantor DPW NasDem Sulsel, Minggu (25/6/2024)

"Iye belum memang, tetapi Pak Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) sudah umumkan (melalui rapat pleno," kata Andi Tobo.

Andi Tobo mengklaim, usai rapat pleno pasangan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi, DPP Nasdem langsung merespons rekomendasi DPW Nasdem Sulsel.

"Dan itu juga dijanjikan oleh Pak RMS untuk diperjuangkan di DPP Nasdem. Jadi mungkin sengaja diulur-ulur pengumumannya (oleh DPP Nasdem," terangnya.

Lebih lanjut, Andi Tobo mengaku DPP Nasdem sudah menetapkan dan mengeluarkan surat rekomendasi untuk paket Andi Sudirman dan Fatmawati Rusdi.

Hanya saja belum diumumkan secara resmi ke publik.

"Sudah diketok, cuma belum diumumkan secara resmi oleh DPP Nasdem," tandasnya.

Golkar Tak Mau Buru-buru Tentukan Calon Gubernur Sulsel 

Tak seperti Partai Nasdem, DPP Partai Golkar justru belum menentukan sikap terkait kader yang diusung jadi Calon Gubernur Sulsel.

Tercatat ada empat kader yang dipersiapkan DPP Golkar, yakni Taufan Pawe, Adnan Purichta Ichsan, Ilham Arief Sirajuddin, dan Indah Putri Indriani.

Waketum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, partainya berencana untuk menentukan calon gubernur sebelum masa pendaftaran calon kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan KPU RI, pendaftaran pasangan calon (paslon) mulai dibuka 27-29 Agustus 2024.

"Golkar bakal mengeluarkan keputusannya menjelang pendaftaran calon kepala daerah ke KPU," ujar Ahmad Doli di Hotel Gammara Makassar, Minggu (2/6/2024) malam.

Menurutnya, Partai Golkar telah melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelumnya, termasuk dengan melakukan penjaringan calon sejak 1,5 tahun yang lalu. 

"Saat ini, DPP dalam tahap survei pemantapan penjaringan untuk memilih calon terbaik yang akan diusung," katanya.

Dalam proses penjaringan calon gubernur, kata Ahmad Doli, DPP Golkar sedang mencermati, memonitor nama-nama yang selama ini sudah masuk.

Di samping itu, Golkar juga mempertimbangkan nama-nama baru yang memiliki kedekatan dengan Golkar.

Apalagi jika figur tersebut bersedia jadi kader Golkar, maka peluangnya terbuka lebar untuk diusung.

Ahmad Doli Kurnia Tandjung juga menegaskan bahwa Partai Golkar akan tetap memprioritaskan kader dan pimpinan partai dalam penjaringan calon gubernur Sulsel

Figur yang bukan kader Golkar hanya akan dipertimbangkan jika memiliki komitmen yang kuat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan partai.

"Pokoknya selama yang bersangkutan adalah kader Golkar, itu menjadi prioritas kita yang utama. Dan siapa yang punya komitmen untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat dan Golkar," kata Ahmad Doli.

"Sekarang, masih nama Pak Taufan Pawe, Adnan Purichta Ichsan, Ilham Arief Sirajuddin, dan Indah Putri Indriani. Nah ini sekarang yang sedang kita cermati nama-namanya," tandasnya. (*)


 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved