Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

5 Rahasia Meninggal Husnul Khatimah Seperti Dr H Mujahid Said

AKHIR pekan lalu media sosial di Sulsel diramaikan oleh video meninggalnya Dr H Mujahid Said MAg, dosen IAIN Bone.  Beliau merupakan Dewan Hakim pada

Editor: Edi Sumardi
CCTV MASJID AGUNG TAKALAR
Dewan Hakim MTQ Sulsel di Takalar, Dr Mujahid Said meninggal dunia saat menjadi imam shalat subuh di Masjid Agung Takalar, di Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ahad atau Minggu (5/5/2024) subuh. 

Syamril

Direktur Sekolah Islam Athirah dan Rektor Kalla Institute

AKHIR pekan lalu media sosial di Sulsel diramaikan oleh video meninggalnya Dr H Mujahid Said MAg, dosen IAIN Bone

Beliau merupakan Dewan Hakim pada acara MTQ Provinsi Sulsel yang sedang berlangsung di Takalar, Sulsel.

Meninggal saat menjadi imam shalat subuh berjamaah di Mesjid Agung Takalar pada hari Ahad, 5 Mei 2024.

Kematian yang indah.

Akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah.

Banyak orang yang merindukan kematian  seperti itu, meninggal saat sedang melakukan ketaataan. 

Apa yang menjadi rahasia sehingga beliau bisa meninggal dengan indah husnul khatimah?

Baca juga: BREAKING NEWS: Dr Mujahid Imam Shalat Subuh Masjid Agung Takalar Sulsel Meninggal saat Rukuk

Syamsul Bahri MPd, Wakil Direktur Athirah Wilayah Bone yg merupakan mahasiswa S1 dan S2 almarhum di IAIN Bone menyampaikan kesaksiannya tentang Dr H Mujahid Said.

Ada 5 hal yang bisa diteladani dalam kehidupan almarhum. 

Teladan pertama yaitu kunci akhir yang baik (husnul khatimah) adalah menjalani kehidupan dengan baik.

Syamsul menuturkan, "Dr Mujahid Said MAg sosok dosen dan ulama yang kharismatik. Memiliki pribadi yang ramah dan tenang, sangat disiplin dan menghargai waktu. Sangat menghindari pembicaraan yang sia-sia dan aktivitas tidak produktif.  Penuh integritas dan sangat objektif dalam memberikan nilai kepada mahasiswa. Sangat terukur berdasarkan kualitas tugas, hasil ujian, dan keaktifan kuliah".

Sikap dan perilaku beliau bisa kita teladani. Bagaimana menjalani hidup dengan disiplin, produktif, jujur, adil, hati-hati dalam bertutur, ramah, tenang, jauh dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia apalagi maksiat.

Baca juga: Pj Bupati Takalar Sulsel Setiawan Aswad: Mereka Ingin Meninggal Seperti Mujahid Said

Waktu terbatas dan hidup sangat singkat. Mari isi usia dengan kebaikan.

Teladan kedua yaitu senantiasa menambah ilmu melalui belajar dan mengajar.

Syamsul menceritakan, "Dr Mujahid Said MAg sangat konsen mendalami ilmu hadis. Aktif mengisi ceramah, khutbah, dan pengajian di berbagai tempat."

Mari kuasai bidang ilmu tertentu sampai level expert (ahli).

Caranya terus belajar, segera praktikkan, berani mencoba (eksperimen), mencari pengalaman baru (experience), lakukan refleksi untuk mengambil pelajaran dan hikmah kehidupan.

Jangan lupa berbagi dengan mengajarkannya kepada orang lain.

Mengajar salah satu  cara yang efektif untuk belajar.

Teladan ketiga yaitu menjaga shalat berjamaah.

Syamsul menceritakan, "Dalam hal ibadah, beliau sangat  menjaga shalat jamaah".

Shalat yang terbaik dilakukan di awal waktu.

Bagi laki-laki dilaksanakan secara berjamaah di masjid.

Itulah yang beliau jaga hingga akhir hayatnya bahkan meninggal dalam keadaan shalat berjamaah.

Semoga kita bisa meneladani almarhum dengan menjaga shalat berjamaah di awal waktu.

Teladan keempat yaitu mencintai AlQuran dengan rutin membaca dan mempelajarinya.

Syamsul menuturkan, "Dr Mujahid Said MAg memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap Al Quran. Hari-harinya diisi dengan banyak membaca Al Quran dan kitab karya para ulama".

Pada bulan Ramadhan lalu banyak umat Islam yang tiap hari membaca Al Quran bahkan tamat 30 juz selama sebulan.

Selepas Ramadhan mari lanjutkan kebiasaan itu seperti almarhum Dr Mujahid Said.

Jika tidak bisa satu juz satu hari maka sesuai kemampuan dan kesempatan saja.

Amalkan tiada hari tanpa membaca Al Quran.

Teladan kelima yaitu bercita-cita dan berdo'a agar meninggal dalam keadaan sedang berbuat baik.

Syamsul menuturkan, "Dalam ceramahnya beliau memang sering menyinggung betapa indahnya akhir hidup dalam keadaan taat beribadah kepada Allah".

Itulah cita-cita beliau dan disampaikan kepada orang lain.

Tentu juga disampaikan kepada Allah melalui doa agar senantiasa istiqamah di jalan agama.

Mari senantiasa menjalani dan mengisi hidup dengan kebaikan, menambah ilmu melalui belajar dan mengajar, menjaga shalat berjamaah di masjid pada awal waktu, membaca dan mempelajari Al Quran setiap hari, serta bercita-cita dan berdo'a agar meninggal dalam keadaan taat beribadah kepada Allah.

Itulah lima teladan dari Dr Mujahid Said MAg agar bisa meraih husnul khatimah.

Akhir yang baik dalam menjalani hidup di dunia ini.

Selamat mencoba.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved