Citizen Reporter
Perjuangan Aziza Menjadi PKD, Tak Malu Meski Dipanggil Kurcaci
Dalam beberapa hari ke depan, kotak suara itu akan dihitung oleh Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK).
"Tidak stres jaka, tidak pernah. waktu sekolah orang-orang takut saya. karena saya anggota tapak suci. Karena mauka lindungi diriku dari orang jahat," ujarnya.
Ia bahkan sempat diragukan oleh keluarga sendiri.
Dianggap tidak punya pengalaman menjadi pengawas pemilu.
Namun setahun bertarung dengan tugas berat, rela pulang malam, Azizah menjadi pemenang.
"Ketika kakak saya melihat saya mengawas di TPS, saat pencoblosan, kaka memberikan jempol," tutur Alumnus Unismuh itu.
Senangnya bukan main, tembok penghala yang bagai hantu pun ia robohkan.
Cibiran dan cemooh, telah ia lewati sepenuh hati, hingga menjadi pengawas berintegritas adalah harga mati, lalu bangga menjadi pengawas.
Cica telah berdamai dengan keadaan, ia percaya diri dengan penampilannya. Ruang publik yang menakutkan bagi perempuan desa umumnya, tak menjadi batas.
"Tubuh besar tidak menjamin orang sukses, tubuh mungil saja bisa menyelesaikan pengawasan selama 1 tahun," ujarnya sembari terkekeh.
Menjadi pengawas cocok baginya, apalagi Cica mengaku penyuka tantangan.
Sebelumnya, ia telah malang melintang berkarir di desa. Dari menjadi guru SD hingga menjadi admin gudang pabrik.
Tak ada yang keras, semua lugas untuk diterpa. Pengawas baginya adalah kebanggaan karena berkontribusi untuk demokrasi di desa.
Menjadi Pemimpin
Di desa yang sunyi, Cica diuji. Ia memimpin 6 Pengawas TPS untuk desa Rompegading.
Kebanyakan anak muda, perempuan 2 dan laki-laki 4 orang. Cica ditugasi mengkordinir para PTPS mengawasi pelaksanaan pemungutan suara.
| Ribuan SPPG Disetop Sementara, LPH Ingatkan Pentingnya Jaminan Produk Halal |
|
|---|
| Perkuat Farmakovigilans, BPOM Makassar Dorong Peran Strategis Tenaga Kesehatan |
|
|---|
| Tingkatkan Kreativitas Guru, Mahasiswa AjarMi UNM Gelar Workshop Modul Digital di SMAN 8 Makassar |
|
|---|
| Berawal Kursus Kecil hingga Jadi Institusi Besar, Briton Rayakan HUT ke-30 di Claro Makassar |
|
|---|
| Dihadiri Dubes RI, 500 Warga PCINU Mesir Kumpul di Halalbihalal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pengawas-Desa-dan-Kelurahan-PKD-Desa-Rompegading-Kecamatan-Cenrana-Azizah-2.jpg)