'Saya Disiksa Polisi Disuruh Ngaku Rampok, Kalau Tidak Akan Ditembak Mati'
Oman, seorang Marbot Masjid asal Banten mengaku disiksa oknum polisi disuruh ngaku sebagai perampok.
TRIBUN-TIMUR.COM - "Saya disiksa disuruh ngaku rampok. Saya dipukuli hingga kaki saya ditembak karena kalau nggak ngaku saya ini mau ditembak mati," kata Oman.
Oman menceritakan detik-detik penangkapannya oleh polisi pada 2017 lalu.
Oman merupakan korban salah tangkap polisi.
Marbot masjid asal Banten ini mengaku masih ingat betul bagaimana anggota Polres Lampung memaksanya mengaku sebagai perampok dan ditangkap.
"Saya ditangkap itu jam 9 pagi tanggal 22 Agustus 2017 di masjid waktu lagi bersih-bersih, saya kan marbot masjid," katanya.
Oman dibawa sejumlah polisi ke Polsek Balaraja.
Di polsek, polisi bilang bahwa Oman adalah perampok di Kotabumi, Lampung Utara.
"Saya disiksa disuruh ngaku, padahal saya ke Lampung aja belum pernah waktu itu," ujar Oman.
Dalam perjalanan ke Polres Lampung Utara, dia sempat diturunkan di wilayah perkebunan yang tak dikenalnya.
Di situ, dia disiksa lagi karena tetap tidak mengakui tuduhan tersebut. Oman mengaku mendapatkan pukulan secara terus-menerus di sekujur tubuhnya.
"Saya dipukuli lagi hingga kaki saya ditembak, karena kalau nggak ngaku saya ini mau ditembak mati," katanya.
Luka yang diderita Oman sampai tembus ke belakang kaki dan mengenai tulang.
"Kalau dipukulin itu sudah nggak tahu berapa banyak pake pentungan hansip, pokoknya saya dipukulin terus sampai harus ngaku," ceritanya.
Baca juga: PBHI Protes Polda Sulsel Hentikan Penyelidikan Kasus Penganiayaan dan Salah Tangkap Dosen UMI
"Alhamdulillah saya selamat masih hidup," lanjutnya.
Dalam perjalanan kasusnya, Oman akhirnya disidang di Pengadilan Negeri Kotabumi, Lampung Utara pada tahun 2018.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Singgung Pep Guardiola, Jose Mourinho Jelang Lawan Bhayangkara |
![]() |
---|
Nasib TNI Kopda Bazarah Usai Terbukti Tembak Mati Polisi di Lokasi Judi Sabung Ayam |
![]() |
---|
TNI Kopda Bazarah Tak Terima Dituntut Hukuman Mati, Kasusnya Tembak 3 Polisi Saat Judi Sabung Ayam |
![]() |
---|
Siapa Kopda Bazarsah? Anggota TNI Tembak Tiga Polisi di Lampung Dituntut Hukuman Mati |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Mesin ATM di Tanasitolo, Pammana dan Sabbangparu Wajo Dibobol Maling |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.