Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Dumpi Eja Jejak Kelezatan dan Simbolisme Dalam Tradisi Pernikahan Suku Kajang Bulukumba

Rumah yang menggambarkan gaya hidup masyarakat pada masa lampau yang memiliki nilai-nilai tradisional yang kuat dalam kehidupan sehari-hari

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ansar
citizen reporter
Dumpi Eja, kue tradisional Suku Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. (Foto: Nabila) 

Tapi asal-usulnya masih menjadi misteri bagi sebagian besar warga Kajang, termasuk Ibu Indah.

“kalau awal mulanya dibuat itu kue tidak kutauki misal tahun berapa, tapi turun temurunji itu dibuat kue,” ujar Indah pada Minggu, 10 Desember 2023.

Kekhasan kue ini tidak hanya dari rasanya yang kenyal, tapi juga dari bahan-bahan sederhananya: beras ketan putih dan gula merah.

Proses pembuatannya membutuhkan kesabaran dan ketelitian.

Meski alatnya telah berubah dari wajan tanah liat (dapo‟) dan kayu bakar menjadi wajan besi dan kompor elpiji.

Ibu Indah membagikan rahasia cara buatnya.

“Cara buatnya itu gampang gampang susahki, rendam dulu beras ketan putih selama satu jam, setelah direndam tapiskan ke tempat lain dan buang airnya," kata Indah.

"Kalau sudah kering beras ketannya dipabrik sampai halus, setelah itu siapkan gula merah yang sudah dihaluskan lalu campurkan beras ketan yang sudah dihaluskan tadi," lanjut Indah.

"Setelah itu remas-remas sampai gula tercampur merata dengan beras ketannya, lalu beri air secukupnya sampai kental-kental. Jika adonan kue tersebut menurutnya sudah bagus, maka diamkan selama satu hari lalu di buatmi atau digorengmi,” jelas Indah.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kue ini memiliki potensi gagal apabila gula yang digunakan kurang.

"Kalau misal kurang gulanya biasa hancurki itu kue, jadi tambahkanki gula lagi,” lanjutnya.

Bagi warga Kajang, Dumpi Eja adalah kue yang harus ada dalam acara adat seperti kalomba atau pernikahan.

Bahkan, kue ini menjadi hadiah penting bagi pengantin.

"Setiap acara adat, pasti ada Dumpi Eja," tambah Anto salah seorang warga Kajang, pada Sabtu, 9 Desember 2023.

Dalam kegiatan adat pernikahan, kehadiran Dumpi Eja menjadi salah satu simbol budaya yang tak tergantikan di Bulukumba Kajang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved