Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Urgensi Keterbukaan Informasi Diri Caleg

Tidak semua caleg memiliki itikad baik untuk membuka data daftar riwayat hidupnya kepada masyarakat.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
dok pribadi
Peneliti Lembaga Studi Kebijakan Publik M Kafrawy Saenong. 

Senada dengan fungsi parpol, Ramlan Surbakti (2010) mengingatkan bahwa sosialisasi yang dilakukan para kandidat menjadi proses membentuk sikap dan orientasi politik para anggota masyarakat.

Sehingga para caleg yang menutup data dirinya tentu mempresentasi sikap dan komitmen parpolnya dalam membangun hubungan kuat dengan para konstituennya.

Meskipun demikian, beberapa caleg mencoba membangun hubungan dengan konstituennya dengan memanfaatkan ruang-ruang untuk dikenal di masyarakat.

Saat menjelang pemilu, para caleg berlomba untuk membuat rumah aspirasi namun tidak bernarasi. Rumah tersebut hanya sebagai sarana untuk rumah pemenangannya saja.

Sejatinya, rumah aspirasi itu menjadi rumah besar masyarakat untuk menyampaikan masukan dan gagasan kepada para calon kontestan untuk dibawa saat terpilih sebagai wakil rakyat. Rumah aspirasi jangan hanya menjadi pajangan saat menjelang pemilu saja. Namun pasca pemilu, rumah aspirasi para kandidat hilang satu persatu.

Berbagai studi menunjukkan adanya hubungan kuat antara pengenalan pemilih pada caleg dengan preferensi pada saat hari pemilihan.

Hal ini dapat dibuktikan dengan para kandidat artis lebih mudah terpilih disebabkan informasi dirinya yang begitu banyak diketahui oleh masyarakat.

Jalan ini bisa digunakan oleh para calon wakil rakyat. Tentu jalan tersebut tidak mudah, menjadi seperti artis instan yang hanya mengejar popularitas untuk pemilu.

Sebaliknya, dengan memberi informasi seluas-luasnya bisa dijadikan jurus seperti cara kandidat saat ini yang berasal dari golongan artis-artis papan atas.

Jalan yang ditempuh artis atau jalan membuka diri pada informasi publik memang bukan cara mudah untuk dikenal di masyarakat.

Setidaknya contoh ini bisa menjadi syarat agar terpenuhinya informasi sebanyak-banyak tentang para kontestan pemilu 2024 mendatang.

Tidak ada prediksi tentang siapa yang akan menang dalam pemilu besok. Setidaknya, keterbukaan informasi tentang pribadi caleg, merupakan upaya yang membuatnya lebih mudah dikenal yang tentunya dapat menguatkan hubungan dengan masyarakat dalam jangka panjang.

Masyarakat harus aktif agar lebih mengenal caleg atau kandidat jujur dan berkualifikasi wakil rakyat sejak dini.

Tentu kita ingin memilih yang kita tidak kenal. Kenalilah para calon wakil kita. Kehidupan lima tahun mendatang, menjadi tugas mulia yang akan diberikan untuk para kontestan pemilu dari masyarakat.

Masyarakat akan menaruh aspirasinya kepada wakil rakyat yang akan menata kehidupan bernegara di masa mendatang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved