Opini
Komodifikasi Perempuan Makassar dan Kehilangan Sehari-Hari
Terdapat perbedaan besar antara perempuan Makassar hari ini dengan perempuan Makassar beberapa dekade lalu.
Amar Ma’ruf
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Terdapat perbedaan besar antara perempuan Makassar hari ini dengan perempuan Makassar beberapa dekade lalu.
Perbedaan tersebut dapat dilihat dengan jelas lewat pengamatan terhadap aktivitas keseharian.
Jika dahulu perempuan Makassar lebih banyak menghabiskan waktu di rumah—memasak bagi ibu rumah tangga, belajar bagi siswi, bercengkerama dengan tetangga—tidak dengan perempuan Makassar hari ini.
Kebanyakan melakukan aktivitas di luar rumah seperti di café, kampus, pusat perbelanjaan dll.
Dan itu semua dikatakan sebagai bentuk ekspresi kebebasan perempuan Makassar. Tapi, benarkah itu merupakan ekspresi kebebasan?
Kebebasan adalah hak untuk melakukan sesuatu tanpa paksaan dan intervensi dari pihak lain.
Menurut Harold H. Titus (1984) kebebasan mengandung pengertian kekuasaan untuk bergerak tanpa batas dari luar, kebebasan ekonomi.
Kemerdekaan warga negara untuk berkumpul dan mengeluarkan pendapat, dan kebebasan moral untuk memilih tindakan dari berbagai alternatif.
Selain itu, Franz Von Magnis (1975) juga memberikan pandangannya tentang kebebasan, yakni kebebasan jasmaniah, kebebasan kehendak dan kebebasan moral.
Ekspresi terhadap kebebasan adalah ekspresi untuk menunjukkan ide, gagasan, serta keinginan baik itu melalui ucapan, tulisan maupun tindakan.
Dari situ dapat dilihat bahwa tindakan perempuan Makassar hari ini dapat dilihat sebagai ekspresi kebebasan, setidaknya dalam analisis yang dangkal.
Kebebasan sebagai basis filosofi yang menandai zaman modern menjadi gerbang ditinggalkannya budaya lama, feodalisme.
Salah satu pemikir besar zaman modern adalah Karl Marx. Dalam penjelasan Fahruddin Faiz (Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga) menerangkan tentang basis filosofi Karl Marx, yakni kebebasan dan kreatifitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Amar-Maruf-Mahasiswa-Fakultas-Ilmu-Sosial-dan-Ilmu-Politik-Universitas-Hasanuddin-8.jpg)