Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemerintah Harus Antisipasi Kenaikan Harga Tiket Transportasi Tidak Wajar

Hamka B Kady mengatakan tiket pesawat dan kereta api belakangan menjadi topik pembicaraan utama di masyarakat yang hendak melaksanakan mudik.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN TIMUR/WA ODE NURMIN
Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady 

TRIBUN-TIMUR.COM - Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady mengingatkan pemerintah memonitor kenaikan harga tiket moda transportasi baik darat, laut, maupun udara selama mudik Lebaran 2023.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/4/2023) lalu.

Hamka B Kady mengatakan tiket pesawat dan kereta api belakangan menjadi topik pembicaraan utama di masyarakat yang hendak melaksanakan mudik.

Utamanya moda transportasi udara yang menjadi andalan pemudik yang hendak pulang ke wilayah-wilayah Indonesia bagian Timur.

Karenanya, Hamka B Kady meminta kenaikan tiket moda transportasi ini pada level yang wajar.

"Yang paling penting dan paling utama adalah harga tiket. Harga tiket udara, laut, dan darat, tetap harus mengacu pada peraturan pemerintah," katanya.

"Ada batas atas dan batas bawah. Tidak boleh melebihi itu, kalau melebihi batas atas harus diberi sanksi. Ini pekerjaan rutin," Hamka B Kady menambahkan.

Politisi senior Partai Golkar itu mengatakan, harga tiket tidak jadi masalah bagi yang mampu, tapi bagi ekonomi menengah ke bawah, harga tiket selalu menjadi persoalan serius.

"Karena ini menjadi persoalan serius di setiap tahun apabila memasuki Lebaran," tegas Hamk B Kady.

Ia berharap pemerintah mencari jalan keluar dan mencermati moda transportasi yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Selain itu, Hamka menghimbau masyarakat agar tidak mudik menggunakan sepeda motor. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program mudik gratis dari pemerintah.

Menurutnya, ini dapat menekan kepadatan dan mencegah terjadinya kecelakaan.

Sebaiknya masyarakat kalau mau mudik jangan menggunakan sepeda motor. Karena resiko kecelakaannya tinggi.

"Apalagi jarak tempuhnya jauh. Lebih bagus motornya dikirim saja," kata Hamka B Kady.

Berdasarkan data Kementerian perhubungan, diperkirakan terjadi lonjakan mudik Lebaran sebanyak 123, 8 juta.

Jumlah ini tentunya meningkat 44,79 persen dibanding 2022 dengan jumlah pemudik 85,5 juta.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved