Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lentara Subuh

Lentera Subuh Bersama Ustaz Sabaruddin, Bolehkah Keramas dan Tidur Saat Puasa?

Episode perdana lentara subuh tayang di Youtube Tribun Timur, menghadirkan Ustaz Sabaruddin Lc, Minggu (2/4/2023)..

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun Timur
Ustaz Sabaruddin 

Sedangkan meneteskan obat mata di mata kita itu, bukan rongga yang terbuka, jadi ulama mengatakan itu hanya seperti pori-pori terbuka.

Sama halnya dengan orang keramas, orang yang keramas di siang hari itu pori-pori tertutup, yang terbuka saja diibaratkan pori-pori menggunakan obat mata itu sah apalagi hanya keramas.

Maka itu tidak tidak menjadi masalah dan itu tidak membatalkan puasa.

Lalu apa hukumnya tidur sepanjang hari saat berpuasa?

Ada ungkapan dikatakan, tidurnya orang yang berpuasa itu pahala, tapi hadisnya ini palsu.

Maka dianjurkan, jangan dijadikan sebagai patokan oh ini ada hadisnya akhirnya mulai sahur setelah sahur sampai magrib tertidur.

Maka ini, tidurnya tidak membawa keberkahan tapi membawa penyakit paling tidak itu sakit kepala karena terlalu banyak tidurnya.

Maka hukum tidur sepanjang hari ini tidak disyariatkan, meskipun sebenarnya ya tidak membatalkan puasa.

Jadi kalau ada orang yang tidur mulai sahur sampai magrib, nanti magrib dia bangun apakah puasanya sah atau tidak tetap sah puasanya.

Tapi tentunya ibadah puasa itu bukan hanya yang kita cari adalah bagaimana kita bisa menggugurkan kewajiban.

Tetapi yang paling terpenting dalam ibadah puasa itu adalah bagaimana meningkatkan ketakwaan.

Orang yang tidur sehari suntuk itu tidak bisa meningkatkan ketakwaan, hanya menambah berat badan, tapi bukan menambah ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. (*)


 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved