Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Keturunan Wija La Potto Kati Datu Baringeng Arung Attang Lamuru Petta Ponggawa Bone Kumpul di Maros

Deklarasi pengurus kerukunan persatuan keluarga Wija La Potto Kati Datu Baringeng Arung Attang Lamuru Petta Ponggawa Bone.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Ratusan keturunan Wija La Potto Kati Datu Baringeng Arung Attang Lamuru Petta Ponggawa Bone berkumpul di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/3/2023). Mereka baru berkumpul kembali untuk menyambung tali silaturrahim sekaligus mengenang leluhur, setelah wafatnya La Potto Kati sekitar 300 tahun lalu. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Ratusan keturunan Wija La Potto Kati Datu Baringeng Arung Attang Lamuru Petta Ponggawa Bone berkumpul di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/3/2023).

Mereka baru berkumpul kembali untuk menyambung tali silaturrahim sekaligus mengenang leluhur setelah wafatnya La Potto Kati sekitar 300 tahun lalu.

Sekretaris Panitia Silaturrahmi Akbar, Andi Putri Tenrisukki Massarappi, mengatakan sedikitnya ada 500 orang yang hadir dalam kegiatan ini.

Tak hanya dari Sulawesi Selatan, juga dari Jogja, Palembang, Sulawesi Barat, Sulawesi tengah, Kalimantan dan sulawesi tenggara.

"Yang hadir sekitar 500 orang terdiri dari 120 pemangku adat se-Sulselbar beserta wija la potto kati dan para pemerhati dan komunitas adat budaya, ada dari Luwu, mamuju, pinrang, pare-pare, soppeng, Bulukumba, Makassar, Gowa, Takalar, Maros, dan Sulawesi Barat," tuturnya.

Berbagai budaya turut ditampilkan dalam kegiatan ini, budaya a'ngarru, dan tari-tarianĀ 

"Karena kegiatan ini juga dimaksudkan untuk restorasi makam leluhur juga pelestarian adat dan budaya," tambahnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan deklarasi pengurus kerukunan persatuan keluarga Wija La Potto Kati Datu Baringeng Arung Attang Lamuru Petta Ponggawa Bone.

Deklarasi ditandatangani oleh unsur tellu boccoe selaku pembina dalam kerukunan keluarga Wija La Potto Kati.

Yakni Andi Andi Kumala A Idjo Dg Sila Karaengta Lembang Parang Batara Gowa III Raja Gowa 38, Andi Bau Iwan Alamsyah datu Djemma Barue Datu Luwu 39 dan Andi Bau Irman Datu to Appo A.Mappanyukki Ketua Umum Wija La Patau Matanna Tikka Raja Bone ke-16.

Tamu kehormatan yang hadir, Datuk Luwu Ke-39, Andi Iwan Bau Datu Jemma mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Menurutnya, dengan adanya silaturahmi akbar ini, mampu mendekatkan kembali garis keturunan yang berada di daerah lain.

"Ini adalah momen yang tepat untuk menjalin komunikasi lagi, dengan keluarga yang jauh, bisa kembali mendekat, dan keluarga dekat dan bisa membangkitkan lagi semangat leluhur dan tauladan kita," tuturnya.

Demi mengikuti kegiatan ini, dia memboyong serta 12 orang yang terdiri dari tomaraka, palempang dan tokoh-tokoh adat.

"Kami sengaja membawa untuk memperlihatkan bahwa bukan hanya di Luwu saja kita punya keluarga besar, tapi di Maros, di daerah-daerah lain juga ada," tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan agar silaturrahmi antar garis keturunan bisa terus terjalin.

"Karena disamping kita bertemu, kita juga memperlihatkan budaya-budaya dan tradisi yang ada kepada anak cucu kita. Tanpa hal ini, mereka bisa terpengaruh budaya luar," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved