Opini
Mencipta Dampak
Kondisi dan realitas perkembangan dewasa ini, setelah Pandemi dan hadirnya perkembangan teknologi, ternyata menantang mencipta dampak..
Ternyata dampak, penting untuk lebih banyak menjadi domain eksistensi pemimpin dan peran kepemimpinan yang diembannya.
Kinerja instansi pemerintah dan kinerja pembangunan harus dipandang sebagai suatu kesatuan yang utuh dan bukan untuk pilihan prioritas.
Tegas dinyatakan dan karena itu patut dipahami bahwa dampak adalah kapasitas dan kompetensi pemimpin untuk mempengaruhi aparat dan perangkat yang dibawahinya untuk bertingkah laku positif dan berkinerja.
Kinerja instansi adalah hasil kumulatif sumberdaya yang tersedia didalamnya. Sedangkan kinerja pembangunan adalah hasil kumulatif sektor-sektor yang ada terkait didalamnya.
Dalam kesatuannya yang padu inilah dampak akan menyentuh langsung kepentingan masyarakat yang diayomi.
Ulasan Karier Experd mencatat beberapa hal pokok dari kepemimpinan puncak agar mampu mencipta dampak.
Antara lain, pertama, keterampilan pimpinan puncak untuk menunjukkan kapasitas emotional egility pada jajarannya, yang tentu saja dengan mengembangkan apa yang dimaksud dengan organizational leadership.
Dalam kaitan ini tampilan sebagai komandan yang pada umumnya kehilangan ciri agilitynya sudah out of date, pimpinan puncak harus mampu hadir sebagai coach.
Artinya, memang tidak mudah dan gampangan untuk bisa melakoni peran dan fungsi pimpinan puncak dunia pemerintahan. Keterpilihan belum memberikan jaminan keberhasilan mencipta dampak.
Kedua, pimpinan puncak perlu secara padu lebih mengandalkan pengaruh berbasis kapasitas yang dimilikinya dan lebih arif menggunakan kekuasaannya, di satu pihak, dan lebih berfokus pada apa yang benar dan bukannya pada siapa yang benar, di lain pihak.
Sudah terlalu sering menjadi bahan diskusi tentang peran dan fungsi signifikan kelompok ‘ring satu’ disekitar pimpinan puncak dalam menetapkan dan menerapkan kebijakan.
Organisasi tidak berfungsi sebagai mestinya, justru yang terjadi pelemahan kelembagaan. Dan yang lebih penting lagi, working environment menjadi sangat tidak kondusif, sehingga sulit mencapai kinerja apalagi mencipta dampak.
Hal lainnya, patut menjadi perhatian pimpinan puncak untuk mampu menggerakkan kolaborasi secara internal maupun eksternal, menguatkan tim-tim kerja, mendorong ruang kreatifitas dan memberikan penghargaan kepada jajaran yang dipimpinnya.
Ditegaskan bahwa jelas tidak ada jalan pintas untuk mencipta dampak, tetapi nyaris tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali berusaha keras.
Masyarakat luas sejak lama menantikan kehadiran pimpinan puncak pemerintahan yang mencipta dampak, bukan sekedar kinerja angka-angka statistik yang juga belum semuanya bagus dan meuaskan.
Para calon pada Pilkada yad di Sulsel, sepatutnya menyadari pentingnya pembelajaran birokrasi!. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Salattu-3-1-2023.jpg)