Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Bu Menteri Pastikan UMP 2023 Naik

Menaker belum bisa memastikan besaran kenaikan UMP 2023 lantaran masih ada tarik menarik terkait dasar perhitungannya antara buruh dan pengusaha.

Editor: Hasriyani Latif
Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Menaker Ida Fauziyah memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik. Buruh menuntut kenaikan UMP 13 persen pada tahun 2023.

Di Makassar, buruh mulai turun jalan menuntut kenaikan upah. Rangkaian demo buruh diprediksi akan terus terjadi hingga Desember.

”Pada dasarnya sudah dapat dilihat bahwa upah minimum 2023 relatif akan lebih tinggi dibandingkan upah minimum 2022 dengan data pertumbuhan ekonomi dan inflasi,” kata Ida dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (8/11/2022).

“Kalau dilihat dari data BPS, relatif akan ada kenaikan dibanding UMP 2022. Jadi kalau lihat data itu kita bisa lihat akan ada kenaikan upah minimum,” ujar Ida menambahkan.

Massa buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengancam mogok nasional pada Desember jika tuntutan mereka tak digubris.

Demo Makassar

Seorang pria bertopi tetiba mencegah truk box persis di depan gerbang utama Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (8/11/2022).

Rambut gonrong yang tertutup topi di kepala pria itu tampak ikal dan awut-awutan.

Sopir truk box yang masih kelihatan remaja berupaya memelas agar dibiarkan terus melaju.

Tapi pria itu ngotot agar ia hentikan truk.

Dua teman di pria gonrong susah memanjat melalui tanduk truk sambil terus mengibarkan bendera lembaga.

Seorang lagi memanjat ke atas box sambil memegang toa dan terus berorasi.

Macet seketika terjadi di Jl Urip Sumoharjo. Suara pengajian dari masjid menjelang Salat Asar terdengar sayup tertutupi suara mesin dan klakson kendaraan.

Asap mengepul dari pembakaran ban bekas semakin menambah pengap situasi.

Para pendemo yang hanya berjumlah beberapa orang itu, tidak sampai belasan, terus berteriak-teriak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved