infografis: Demo Besar-besaran, Tiga Kantor Dibakar di Makassar
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), meminta semua pihak untuk menahan diri.
TRIBUN-TIMUR.COM - Demonstrasi gabungan ojek online (Ojol) dan mahasiswa berakhir ricuh. Massa membakar gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar,
DPRD Sulsel, dan Kejaksaan Tinggi.
Beberapa orang terluka bahkan dikabar meninggal dunia karena melompat dari gedung DPRD Makassar.
Massa baru bisa terkendali setelah pasukan TNI turun hingga tengah malam.
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), meminta semua pihak untuk menahan diri.
Ia menyampaikan sejumlah pesan kebangsaan serta mengajak semua pihak menahan diri agar situasi tetap aman dan terkendali.
JK juga memberi pesan khusus kepada pejabat dan wakil rakyat agar menahan diri serta berhati-hati dalam berbicara.
“Ini pelajaran besar. Para pejabat dan anggota DPR jangan asal bicara yang bisa menghina dan menyakiti hati masyarakat,” imbau JK.
Demonstrasi Makassar menyusul meninggalnya Affan Kurniawan, driver online yang tewas dalam insiden unjuk rasa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis
(28/8/2025) malam.

Ratusan mahasiswa berunjuk rasa di depan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Jumat (29/8/2025) sore.
Mereka mengecam meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21) yang dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, Kamis malam.
Massa aksi membakar ban dan memasang dua truk kontainer sebagai panggung orasi.
Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan AP Pettarani lumpuh total.
Hanya sepeda motor yang bisa melintas melalui celah barikade massa.
“Apa yang dialami saudara kita Affan sangatlah sadis. Affan meninggal ditabrak mobil Brimob yang dibeli dari pajak rakyat,” teriak orator aksi dari atas kontainer.
Mahasiswa juga membentangkan spanduk bertuliskan, “Menuju Reformasi Jilid 2, Rakyat Bersatu.”
Sekprov: Kerugian Fisik Bisa Ditaksir, Dokumen di 3 Gedung DPRD Sulsel Justru Tak Ternilai |
![]() |
---|
Gedung DPRD Makassar Dibakar, 1 Orang Masih Dirawat di RS Primaya |
![]() |
---|
Cerita Awal hingga Abay Tewas Saat Gedung DPRD Makassar Dibakar "Kalau Keluar, Selesaika" |
![]() |
---|
Amuk Makassar 29 Agustus 2025 Sebuah Penanda Terang Benderang: Mereka MuakTak Percaya Lagi |
![]() |
---|
Sekprov Sulsel Tawarkan Ruang Pola Gubernur Jadi Ruang Rapat Paripurna Sementara DPRD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.