Menkumham Yasonna Laoly Puji Inovasi Anak Makassar, Daftarkan Ciptaan Mereka Kekayaan Intelektual

Menurutnya, mengetahui hak kekayaan intelektual penting agar hasil kreasi mereka memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak mudah diciplak pihak luar.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Menkumham Yasonna H Laoly saat mengisi acara DJKI di SDN Percontohan PAM Jl Ratulangi, Makassar, Sulsel, Rabu (28/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly puji inovasi siswa SD dan SMP Makassar dalam acara DJKI di SDN Percontohan PAM, Jl Ratulangi, Makassar, Sulsel.

Yasona diketahui berkunjung ke Makassar selama tiga hari dari tanggal 27-29 September 2022 untuk memberikan pengajaran tentang kekayaan intelektual kepada siswa.

Menurutnya, mengetahui hak kekayaan intelektual penting agar hasil kreasi mereka memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak mudah diciplak pihak luar.

Saya bangga sekali ketika melihat anak SD sudah menjadi inventor, kemudian membuat hak cipta menulis buku, ada membuat baju dari bahan bekas, ada juga dari rumput laut," jelasnya, Rabu (28/9/2022).

Yasonna sangat takjub dengan potensi yang dimiliki siswa Makassar setelah melihat beberapa hasil ciptaan kekayaan intelektual mereka.

Oleh karena itu, Yasonna pun langsung memberikan sertifikat kekayaan intelektual kepada beberapa anak karena berhasil menciptakan ragam inovasi baru.

Terhitung, ada enam orang siswa yang diberikan sertifikat kekayaan intelektual oleh Yasonna usai diperkenalkan di acara DJKI.

Penghargaan pertama diberikan kepada Kanaya Tabita, Fathiyah Zahirah, dan Faiqa Khaira Lubna, murid SMP Telkom Makassar atas inovasinya menciptakan Pelembab Bibir dari Daging Buah Naga (lip balm). 

Penghargaan kedua, berasal dari tiga siswa siswi SMP Telkom Makassar yang berhasil membuat inovasi Tong Sampah Pintar Edukasi Berbasis IoT (Aplikasi Topi Edu). 

Penghargaan ketiga diberikan kepada siswa SD Telkom Makassar, Rayyan Al Gibran atas kreatifitasnya membuat Desain Baju dari Bahan Daur Ulang/Baran Bekas. 

Penghargaan selanjutnya diberikan kepada Maghaly Mugizt, dengan karyanya yaitu Robot Berbasis Bluetooth. 

Kemudian, siswi bernama Addini Naimatunnisa dari SMP Negeri 30 Makassar mendapat penghargaan atas inovasinya dalam Pemanfaatan Limbah Rumput Laut untuk Kemasan Plastik Ramah Lingkungan. 

Terakhir, Siswa SMP Negeri 6 Makassar bernama Aditya Putra Pratama Zaldy sebagai penulis fiksi dengan buku ciptaannya “Stand The Magic Man”. 

Tidak hanya itu, Yasonna juga mengenal KI kepada sekitar 5 ribu siswa siswi anak sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh Indonesia yang terhubung melalui aplikasi Zoom. 

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved