DPRD Sulsel Ragu Ada Kontraktor Berani Kerjakan Proyek Stadion Mattoanging

Penyelesaian proyek Stadion Mattoanging ini jadi salah satu rekomendasi Banggar DPRD Sulsel kepada Pemprov Sulsel.

KASWADI/TRIBUN TIMUR
Stadion Mattoanging yang telah rata dengan tanah, Jumat (11/3/2022). Kini jadi atena balap burung merpati, tempat mancing dan menyimpan material proyek. 

Oleh karena itu, banggar mendorong pemprov melakukan kajian secara cepat terhadap tiga proyek stadion di Makassar.

“Silakan dikaji mana paling mudah, paling murah, dan paling cepat bisa dinikmati masyarakat di antara tiga titik itu untuk menghadirkan fasilitas olahraga standar internasional,” kata Selle.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel itu menambahkan, Stadion Barombong punya masalah dasar, yaitu lahan belum clear.

Kedua, konstruktsi beberapa bagian tidak layak pakai. Bagi Selle, masalah itu secara teknis dan bisa diatasi kalau Pemprov Sulsel fokus.

“Kecuali kalau tidak ada kemauan, ya sudah, kasihan uang rakyat. Sudah ratusan miliar tenggalam di Proyek Stadion Barombong. Mattoanging juga sudah dirobohkan dan tidak dimanfaatkan. Begitupun Stadion Sudiang. Kan kasihan,” katanya.

“Makanya di antara tiga titik itu, kita minta pemprov melakukan kajian secara cepat mana paling memungkinkan diselesaikan 2023, masyarakat bisa nikmati, anggap Baromobong butuh Rp150 miliar. Fokus diselesaikan lah tahun 2023,” Selle menambahkan.

Dewan Pesimistis

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) Rahman Pina pesimistis Stadion Mattoanging bisa dibangun tahun ini.

Ia pun mengaku prihatin dan kecewa, sebab pembangunan stadion kebanggaan warga Sulsel itu belum dimulai.

Rahman Pina menambahkan, pada APBD 2022, Stadion Mattoanging sudah dianggarkan Rp66 miliar.

Namun dipastikannya, anggaran tersebut tidak akan digunakan karena waktu pengerjaan semakin sempit.

“Apalagi ini juga kan belum dilakukan tender,” katanya dalam sidang paripurna DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (21/9/2022) lalu.

Belum lagi katanya, Pemprov menyampaikan masalah baru pada stadion tersebut, yakni adanya gugatan.

Fraksi Golkar, kata Rahman Pina berharap anggarannya dialihkan ke Pemkot Parepare untuk pembenahan dan perbaikan Stadion BJ Habibie.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved